Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

demokrasi

  • Persepektif Rahbar Mengenai Rahasia Kelanggengan Republik Islam

    Persepektif Rahbar Mengenai Rahasia Kelanggengan Republik Islam

    Jun 05, 2021 14:39

    Pemimpin Besar Revolusi Islam mengatakan bahwa inisiatif paling penting dari Imam Khomeini adalah frasa Republik Islam. Ini adalah demokrasi agama yang berada di bawah sebutan Republik Islam. Sistem ini muncul dari pemikiran dan kehendak rakyat Iran dan kepemimpinan Imam Khomeini ra.

  • Polling Global: AS Ancaman Terbesar Demokrasi, Bukan Rusia

    Polling Global: AS Ancaman Terbesar Demokrasi, Bukan Rusia

    May 05, 2021 17:58

    Menurut sebuah jajak pendapat global terbaru yang diselenggarakan di 53 negara dunia, Amerika Serikat dianggap sebagai ancaman terbesar bagi demokrasi.

  • Cina: Demokrasi Bukan Coca-Cola, Rasanya Sama di Seluruh Dunia

    Cina: Demokrasi Bukan Coca-Cola, Rasanya Sama di Seluruh Dunia

    Apr 24, 2021 19:39

    Menteri Luar Negeri Cina menentang campur tangan Amerika Serikat dalam urusan negara lain dengan dalih hak asasi manusia.

  •     Dua Bulan Lagi, Iran Gelar Pemilu Presiden ke-13

    Dua Bulan Lagi, Iran Gelar Pemilu Presiden ke-13

    Apr 15, 2021 17:24

    Rakyat Republik Islam Iran akan pergi ke tempat-tempat pemungutan suara (TPS) pada 18 Juni 2021 untuk memilih presiden baru negara ini. Ini adalah pemilu presiden ke-13 dan sebuah pemilu yang akan menentukan masa depan rakyat Iran.

  • Mencermati Alasan Lawatan Menlu Afghanistan ke Moskow

    Mencermati Alasan Lawatan Menlu Afghanistan ke Moskow

    Feb 25, 2021 17:01

    Menteri Luar Negeri Afghanistan melakukan kunjungan ke Moskow, ibukota Rusia, untuk membahas proses perdamaian negara ini dan masalah regional.

  • Jaksa Sidang Pemakzulan Trump Singgung Statemen Rahbar

    Jaksa Sidang Pemakzulan Trump Singgung Statemen Rahbar

    Feb 12, 2021 16:54

    Jaksa penuntut kasus pemakzulan Donald Trump menilai hasutan Trump yang memicu aksi penyerangan oleh para pendukungnya di gedung Capitol Hill menyebabkan musuh-musuh AS, termasuk Iran mencemooh demokrasi di negaranya.

  • Demonstrasi Mengecam Kudeta Militer di Myanmar Berlanjut

    Demonstrasi Mengecam Kudeta Militer di Myanmar Berlanjut

    Feb 09, 2021 22:32

    Puluhan ribu warga Myanmar turun ke jalan-jalan di berbagai kota di seluruh negeri untuk memprotes kudeta militer baru-baru ini. Aksi massa terbesar terjadi di kota utama, Yangon, Minggu, 7 Februari 2021.

  • Sullivan: AS Perbaiki Demokrasi dan Segera Gabung Kesepakatan Iran

    Sullivan: AS Perbaiki Demokrasi dan Segera Gabung Kesepakatan Iran

    Jan 30, 2021 19:46

    Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat mengatakan, Presiden Joe Biden akan bekerja memperbaiki demokrasi di dalam negeri untuk memenangkan rivalitas penting dua raksasa ekonomi dunia. Pada saat yang sama Biden juga menekankan urgensi merestorasi kesepakatan nuklir Iran sebagai langkah awal mencapai kesepakatan lain.

  • Analis Politik: Bukan Sekarang Saja, Demokrasi di AS Sudah Lama Rapuh !

    Analis Politik: Bukan Sekarang Saja, Demokrasi di AS Sudah Lama Rapuh !

    Jan 25, 2021 13:15

    Seorang analis politik Amerika serikat menggambarkan penyerbuan Capitol Hill sebagai masalah yang tampak di permukaan saja, karena AS sudah lama menghadapi masalah serius selama beberapa dekade.

  • FP: Boro-boro Promosi Demokrasi di Dunia, Dalam Negeri AS Kacau

    FP: Boro-boro Promosi Demokrasi di Dunia, Dalam Negeri AS Kacau

    Jan 10, 2021 12:25

    Media Amerika Serikat, Foreign Policy dalam salah satu analisanya menyinggung kekerasan terbaru di Kongres dan menulis, target utopis kebijakan luar negeri Amerika tidak sejalan dengan realitas bangkrutnya ekonomi dan politik dalam negeri, dan Washington harus meninjau ulang kebijakan ini.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Ghalibaf: Pejuang Kami Menunggu Kedatangan Pasukan Amerika

    Ghalibaf: Pejuang Kami Menunggu Kedatangan Pasukan Amerika

    0 second ago
  • Baghaei: Menyerang Universitas Bukti Kebencian atas Kemajuan Ilmiah Iran

  • Perincian Pertemuan Islamabad Mengakhiri Agresi AS-Israel

  • Ayatullah Arafi: Urgensi Kesiapan Total Melewati Tikungan Sejarah Saat Ini

  • Media AS: Penggantian AWACS Butuh Biaya Lebih dari $700 Juta

Pilihan Editor
  • Operasi Kedua Yaman Mendukung Iran dan Hizbullah

    Operasi Kedua Yaman Mendukung Iran dan Hizbullah

    41 minutes ago
  • NYT: Serangan Iran Semakin Menyakitkan

    NYT: Serangan Iran Semakin Menyakitkan

    2 hours ago
  • Ilhan Omar: Pemerintah Trump Berbohong

    Ilhan Omar: Pemerintah Trump Berbohong

    2 hours ago
Terpopuler
  • Kapal Induk USS Gerald R. Ford Lumpuh Total

  • Iran Setuju Kapal Pembawa Barang Kemanusiaan Melalui Selat Hormuz

  • Rahasia Kota Rudal Iran yang Mengubah Konstelasi Perang

  • Gelombang ke-85 Operasi Janji Sejati-4: Serangan Rudal ke Industri Berat Musuh

  • Gelombang ke-84 Janji Sejati-4: Penghancuran Pesawat Pengisi Bahan Bakar AS

  • Trump Mengakui Keterlibatan Arab Saudi dalam Serangan ke Iran

  • Pernyataan Pertama, Yaman Resmi Terlibat Perang

  • Hadiah Trump untuk Militer Amerika Memerangi Iran

  • Jubir Khatam Al-Anbiya: Korban Lebih dari 500 Tentara Amerika

  • Rudal Balistik Rezvan, Peningkatan Jangkauan dan Penargetan Sasaran Musuh

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss