• ElBaradei ke Para Pemimpin Negara Arab: AS Tak Bisa Diandalkan!

    ElBaradei ke Para Pemimpin Negara Arab: AS Tak Bisa Diandalkan!

    Apr 02, 2026 21:20

    Pars Today – Mantan Dirjen Badan Energi Atom Internasional, IAEA, meminta para pemimpin negara Arab untuk tidak bergantung pada Amerika Serikat dalam menjaga keamanan negara mereka.

  • Sekjen NATO Minggu Depan akan Bertemu dengan Trump

    Sekjen NATO Minggu Depan akan Bertemu dengan Trump

    Apr 02, 2026 21:05

    Pars Today – Salah seorang pejabat Gedung Putih, mengabarkan rencana kunjungan Sekjen Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO, ke Amerika Serikat untuk bertemu Presiden negara ini.

  • Paus Menyerukan Penghentian Perang terhadap Iran

    Paus Menyerukan Penghentian Perang terhadap Iran

    Apr 01, 2026 08:52

    Pars Today - Paus Leo XIV, pemimpin umat Katolik sedunia dalam pernyataannya yang mengacu pada agresi militer gabungan Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Republik Islam Iran, meminta Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, untuk mencari solusi guna mengakhiri perang ini.

  • Militer Senior AS: Jangan Pernah Bahas Serangan Darat ke Iran

    Militer Senior AS: Jangan Pernah Bahas Serangan Darat ke Iran

    Mar 31, 2026 17:02

    Pars Today - Seorang perwira senior Amerika Serikat, Brigadir Jenderal Steve Anderson, menyatakan bahwa “membicarakan saja tentang mengirim pasukan [ke Iran] akan menjadi bencana mutlak.”

  • Akhirnya, Trump Ingin Mengakhiri Perang tanpa Membuka Selat Hormuz

    Akhirnya, Trump Ingin Mengakhiri Perang tanpa Membuka Selat Hormuz

    Mar 31, 2026 11:05

    Pars Today - Wall Street Journal pada hari Selasa melaporkan bahwa Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, telah mengatakan kepada para pembantunya bahwa ia ingin mengakhiri perang terhadap Iran, bahkan jika sebagian besar Selat Hormuz tetap tertutup.

  • Presenter Pakistan: Warga AS Sudah Muak dengan Trump

    Presenter Pakistan: Warga AS Sudah Muak dengan Trump

    Mar 30, 2026 18:15

    Pars Today - Jurnalis dan pembawa acara terkenal dari jaringan berita Pakistan, menganggap gelombang jutaan orang Amerika melawan militerisme Donald Trump sebagai makna sebenarnya dari tuntutan untuk perubahan rezim, dan mengatakan, “Kebencian terhadap Trump telah meningkat di masyarakat Amerika, dan mereka menuntut pengobatan presiden keras kepala mereka.”

  • Haaretz: Wakil Trump Menginginkan Segera Akhiri Perang Melawan Iran

    Haaretz: Wakil Trump Menginginkan Segera Akhiri Perang Melawan Iran

    Mar 30, 2026 12:46

    Pars Today – Harian Haaretz dalam sebuah analisis menulis bahwa J.D. Vance, wakil presiden Amerika Serikat, berupaya untuk keluar dengan cepat dari perang Iran, dan nasib rezim Zionis tidak memiliki tempat dalam perhitungannya.

  • Delapan Juta Warga AS Turun ke Jalan Menentang Kebijakan Trump

    Delapan Juta Warga AS Turun ke Jalan Menentang Kebijakan Trump

    Mar 29, 2026 19:13

    Pars Today – Para peserta aksi protes “No Kings” yang disinyalir mencapai delapan juta orang di seluruh penjuru negeri, memprotes kebijakan-kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

  • New York Times: Kita akan Sangat Menyesal karena Berperang dengan Iran

    New York Times: Kita akan Sangat Menyesal karena Berperang dengan Iran

    Mar 29, 2026 18:37

    Pars Today – Dua jurnalis Amerika Serikat, kepada New York Times, mengatakan negara ini akan sangat menyesal karena telah memerangi Iran.

  • Bloomberg: Negara‑Negara Arab Teluk Persia Kecewa terhadap Trump

    Bloomberg: Negara‑Negara Arab Teluk Persia Kecewa terhadap Trump

    Mar 29, 2026 11:36

    Pars Today – Kantor berita Bloomberg dalam sebuah laporan, mengutip sumber-sumber yang mengetahui situasi tersebut dan meminta agar identitas mereka tidak diungkapkan, menyatakan bahwa dengan berlanjutnya perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran serta tidak adanya strategi yang jelas dari pemerintahan Donald Trump, beberapa negara Arab di kawasan Teluk Persia semakin merasa kecewa terhadap pendekatan Amerika Serikat dan mulai mempertanyakan nilai menjadi tuan rumah bagi pangkalan militer