-
Takut Corona, Tentara Inggris Tinggalkan Irak
Mar 19, 2020 18:27Seiring dengan eskalasi penderita wabah Corona di Inggris, menteri pertahanan negara ini mengumumkan bahwa sejumlah tentara Inggris akan dipulangkan.
-
Uni Eropa: Kami tidak akan Tinggalkan Irak
Mar 19, 2020 18:27Mengingat tensi terbaru di Irak, Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa mengkonfirmasi pemantauan setiap hari atas peristiwa di Baghdad dan juga berlanjutnya misi delegasi diplomatik organisasi ini.
-
Serangan AS ke Pangkalan al-Hashd al-Shaabi
Mar 18, 2020 19:0210 roket mendarat di pangkalan militer al-Taji pada Rabu malam, 11 Maret 2020 dan menewaskan satu tentara Inggris dan dua tentara Amerika, serta menciderai 12 lainnya.
-
PM Baru Irak Dukung Pasukan Hashd al-Shaabi
Mar 18, 2020 13:38Perdana Menteri baru Irak, Adnan al-Zurufi menyatakan dukungan kepada pasukan Hashd al-Shaabi dan Peshmerga sebagai bagain dari struktur militer negaranya.
-
Pasukan Divisi 101 AS Tiba di Pangkalan Ain al-Asad
Mar 18, 2020 13:08Ketua Organisasi Badr di Provinsi al-Anbar, mengatakan pasukan Divisi Lintas Udara 101 AS telah tiba di pangkalan Ain al-Asad, Irak.
-
Fatwa Ayatullah Sistani Soal Penanganan Pasien Corona
Mar 17, 2020 18:14Marja' Besar Syiah Irak, Ayatullah Sayid Ali Sistani mengatakan pengobatan dan perawatan pasien yang terinfeksi virus corona merupakan fardu kifayah.
-
Adnan Al-Zurufi Ditunjuk Jadi PM Baru Irak
Mar 17, 2020 08:37Sumber media Irak Senin malam melaporkan penunjukkan Adnan al-Zurufi sebagai pejabat pemerintah transisi nasional.
-
Parlemen Irak kembali Gagal Tunjuk Perdana Menteri Baru
Mar 16, 2020 17:35Ketua koalisi Sairun di parlemen Irak mengkonfirmasi kegagalan komite tujuh orang untuk memilih perdana menteri baru.
-
Hashd Shaabi: Kelompok Perlawanan akan Membalas Serangan AS
Mar 16, 2020 10:54Sebuah kelompok dari afiliasi al-Hashd al-Shaabi di Irak mengatakan bahwa kelompok perlawanan akan membalas serangan AS, dan itu akan menjadi respons yang menyakitkan.
-
Kemarahan Rakyat Irak terhadap Arogansi AS
Mar 16, 2020 07:25Jet-jet tempur Amerika Serikat pada 13 Maret lalu, menyerang markas pasukan Hashd al-Shaabi dan militer Irak di Provinsi Salahudin, Babel, Basrah, dan Karbala. Serangan ini memicu reaksi luas dari para pejabat dan rakyat Irak.