-
Junta Militer Myanmar Berjanji Gelar Pemilu
Mar 27, 2021 12:18Pemimpin Junta Militer Myanmar Sabtu (27/3/2021) seraya menekankan penyelenggaraan pemilu, menilai tidak tepat aksi-aksi kekerasan di negara ini.
-
UNICEF: Militer Myanmar Duduki 60 Sekolah
Mar 20, 2021 09:21Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) Jumat (19/3/2021) mengumumkan bahwa militer Myanmar menduduki lebih dari 60 sekolah dan universitas di seluruh wilayah negara ini.
-
Indonesia Desak Penghentian Kekerasan di Myanmar
Mar 19, 2021 14:12Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mendesak agar kekerasan di Myanmar segera dihentikan. Myanmar masih berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi pada 1 Februari 2021.
-
Kelompok Buddha Myanmar Kecam Kekerasan Junta Militer
Mar 18, 2021 10:48Asosiasi pendeta Buddha terbesar Myanmar, Komisi Pusat Sangha Maha Nayaka memprotes kekerasan yang dilakukan oleh junta militer negara itu terhadap warga sipil.
-
Junta Militer Myanmar Tuding Suu Kyi Terima Suap
Mar 12, 2021 18:04Pemerintah Junta Militer Myanmar menuding pemimpin Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) menerima suap sebesar 600 ribu dolar dan emas lebih dari 11 kg.
-
Sembilan Orang Tewas di Demonstrasi Myanmar
Mar 03, 2021 17:50Aksi demonstrasi Rabu (3/3/2021) di Myanmar berujung pada tewasnya sembilan demonstran lainnya di tangan aparat keamanan negara ini.
-
RI Mendesak Aparat Myanmar Tak Gunakan Kekerasan
Mar 03, 2021 15:23Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi mengaku prihatin atas meningkatnya kekerasan terhadap pendemo anti-kudeta di Myanmar.
-
Upaya Indonesia Mencari Solusi atas Krisis di Myanmar
Mar 03, 2021 07:07Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi bertemu dengan para menteri luar negeri negara ASEAN untuk membahas masalah terkait kudeta militer di Myanmar.
-
Protes Kudeta di Myanmar Berlanjut
Feb 28, 2021 16:28Rakyat Myanmar kembali menggelar aksi demo menentang kudeta militer di negaranya.
-
Dubes Myanmar di PBB Dipecat
Feb 28, 2021 14:27Pemerintah junta militer Myanmar memecat Duta Besar negara ini di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena ia meminta masyarakat internasional untuk tidak mengakui junta militer yang berkuasa di Myanmar.