-
Pemerintahan Trump akan Memberhentikan Lebih dari 1.300 Pegawai Kementerian Luar Negeri
Jul 12, 2025 08:27Pars Today - Kementerian Luar Luar Negeri Amerika Serikat berencana untuk memberhentikan lebih dari 1.300 pegawai hingga akhir hari Jumat (11/07/2025) waktu setempat sebagai bagian dari reorganisasi besar-besaran pemerintahan Presiden Donald Trump, tetapi para kritikus mengatakan langkah tersebut akan merugikan kepemimpinan global Amerika dan upaya untuk melawan ancaman asing.
-
Brasil: Struktur Global Perlu Dibangun Kembali
Jul 07, 2025 06:51Pars Today - Pada acara pembukaan KTT BRICS di Rio de Janeiro, Presiden Brasil menekankan perlunya membangun kembali lembaga-lembaga global seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Dana Moneter Internasional, serta menyerukan peran yang lebih besar bagi negara-negara dari belahan bumi Selatan dalam arsitektur tatanan internasional.
-
Pars Today - Fox News Kritik Keras Menhan AS yang Gugup Ditanya Dampak Serangan Negaranya atas Iran
Jul 02, 2025 07:12Menurut laporan Pars Today, surat kabar Amerika Huffington Post dalam sebuah laporan menyinggung keadaan gugup Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth setelah perang yang dipaksakan rezim Zionis terhadap Iran dan menulis, Pembawa acara Fox News meminta Hegseth untuk menyerahkan konferensi pers kepada para jenderal jika ia akan bersikap begitu mudah tersinggung.
-
Aktris Amerika: Kita Sedang Mengalami Kemunduran dengan Cepat
Jul 01, 2025 07:40Pars Today - Survei baru menunjukkan bahwa popularitas presiden AS di kalangan pemilih independen telah mencapai tingkat terendah di masa jabatan keduanya.
-
Mengapa Trump Mengkhawatirkan Persidangan Netanyahu?
Jun 30, 2025 10:39Pars Today - Sementara Perdana Menteri Zionis Israel Benjamin Netanyahu akan hadir di pengadilan untuk menjawab tuduhan korupsi, Presiden AS mengancam bahwa Washington akan menghentikan bantuannya kepada Israel jika persidangan itu berlangsung.
-
Pezeshkian: Masyarakat Internasional Harus Bersikap Lebih Bertanggung Jawab terhadap Agresor
Jun 28, 2025 08:21Pars Today - Presiden Republik Islam Iran menyatakan bahwa selama perang 12 hari yang dipaksakan, angkatan bersenjata Iran, berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, membela rakyat bermartabat, kedaulatan nasional, dan integritas teritorial Iran, dan berkata, "Jika agresi rezim Zionis tak dibalas, hal itu dapat menyebabkan perang yang meluas dan tidak terkendali di kawasan."
-
Apa yang Diinginkan Trump dengan Menerapkan Teori Orang Gila?
Jun 26, 2025 09:47Pars Today - Surat kabar Inggris The Guardian menulis, “Presiden AS Donald Trump sedang mencari kemenangan sesaat dengan teori "orang gila".”
-
Pezeshkian: Dalam Perang 12 Hari, Dunia Menyaksikan Kekuatan Iran
Jun 25, 2025 13:39Pars Today - Dalam pesan pada kesempatan berhentinya perang dengan rezim Zionis dan Amerika Serikat, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua individu dan berbagai segmen rakyat Iran.
-
Negara-Negara Amerika Latin Mengutuk Serangan Rezim Zionis terhadap Iran
Jun 16, 2025 08:43Pars Today - Berbagai negara dan kelompok politik Amerika Latin mengutuk serangan rezim Zionis terhadap Iran dan menyatakan solidaritas dengan Republik Islam.
-
Prabowo: Tanpa Pertahanan Suatu Bangsa akan Dijajah, Belanda Rampas US$ 31 Triliun Aset Kami
Jun 12, 2025 12:56Pars Today – Presiden Republik Indonesia dalam sambutannya saat membuka Indo Defense Expo 2025 Expo & Forum, di Jakarta, menegaskan pentingnya kekuatan pertahanan sebuah bangsa.