-
Pasukan Rakyat Irak Kuasai "Jalan Raya Kematian"
Apr 02, 2018 12:40Pasukan Irak berhasil merebut jalan raya yang menghubungkan Tuz Khurmatu dan Kirkuk, dan menewaskan sedikitnya sembilan teroris di barat negara itu.
-
Teroris Jaysh Al Islam Keluar dari Ghouta Timur
Apr 02, 2018 10:22Pasukan pemerintah Suriah mengumumkan, kelompok teroris Jaysh Al Islam akan segera mengosongkan kota Duma, kota terakhir di Ghouta Timur, Damaskus ibukota Suriah.
-
Militer Suriah Siap Usir Jaish al-Islam dari Duma
Mar 29, 2018 09:14Militer Suriah sedang menunggu perintah untuk menumpas teroris yang bermarkas di kota Duma, Ghouta Timur.
-
Rencanakan Teror, Malaysia Tangkap Tujuh Militan
Mar 25, 2018 11:20Aparat keamanan Malaysia menangkap tujuh militan yang dicurigai merencanakan serangan terhadap tempat-tempat ibadah di Johor Baru dan Sabah.
-
Kalah di Ghouta Timur, Teroris Serang Damaskus
Mar 24, 2018 22:51Serangan para teroris ke ibukota Suriah, Damaskus menyebabkan seorang anak tewas dan sejumlah warga lainnya terluka.
-
Lagi, Ratusan Teroris Keluar dari Ghouta Timur
Mar 23, 2018 22:47Sekitar 420 anasir teroris, Jumat (23/3/2018) malam keluar dari wilayah Harasta, Ghouta Timur yang terletak di sebelah timur Damaskus, Suriah.
-
1.500 Teroris Keluar dari Ghouta Timur
Mar 22, 2018 14:23Sejumlah laporan media Suriah mengabarkan keluarnya sekitar 1.500 anasir teroris dari wilayah Harasta, Ghouta Timur dalam dua tahap.
-
Koridor Kemanusiaan Ketiga Dibuka di Ghouta Timur
Mar 21, 2018 15:19Pusat Rekonsiliasi Rusia di Suriah, Rabu (21/3/2018) mengabarkan dibukanya koridor aman ketiga untuk mengevakuasi warga sipil dari Ghouta Timur.
-
Sebut Al Hashd Al Shaabi Teroris, Irak Peringatkan UEA
Mar 21, 2018 12:48Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Irak memperingatkan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab karena menyebut Al Hashd Al Shaabi, teroris.
-
Tuding Iran, Saudi Tutupi Perannya Lahirkan Teroris
Mar 20, 2018 15:14Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut tuduhan Putra Mahkota Arab Saudi terkait kehadiran sejumlah pemimpin Al Qaeda di Iran sebagai kebohongan besar. Menurutnya, Mohammed bin Salman tidak bisa menutupi peran Riyadh dalam melahirkan kelompok-kelompok teroris dengan kebohongan ini.