Jihad Islam Keluarkan Ancaman terhadap Rezim Zionis
Anggota gerakan Jihad Islam Palestina mengeluarkan peringatan keras akan melakukan aksi balasan terhadap rezim Zionis, jika tidak memperhatikan kondisi beberapa tahanan Palestina, termasuk Hisham Abu Hawash, yang telah melakukan mogok makan selama 134 hari.
Mohammad Shallah, anggota gerakan Jihad Islam Palestina dalam statemen hari Selasa (29/12/2021) mengatakan, "Rezim Zionis harus menganggap serius ancaman Batalyon Quds, karena ketika komandan batalyon ini mengatakan sesuatu, mereka pasti akan bertindak,".
"Pertempuran tawanan adalah salah satu medan perang melawan Zionis dan akan berlanjut sampai pembebasan Palestina dan tempat-tempat sucinya dan pembebasan semua tahanan," ujar pejabat tinggi Jihad Islam Palestina ini.
Mohammad Shallah juga mengutuk sikap diam negara-negara Arab dalam menghadapi konspirasi melawan perjuangan Palestina, dan menyerukan mobilisasi segera semua lembaga hukum dan internasional untuk pembebasan tawanan Palestina Abu Hisham yang berada dalam kondisi kritis setelah mogok makan 134 hari.(PH)