Rakyat Turki Protes Normalisasi Hubungan dengan Rezim Zionis
Pada peringatan dua belas tahun serangan tentara rezim Zionis ke kapal Mavi Marmara, orang-orang Turki menunjukkan penentangan mereka terhadap normalisasi hubungan dengan Israel.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan selalu mengklaim mendukung rakyat Palestina melawan pendudukan dan kejahatan rezim Zionis, tapi negaranya menjalin hubungan ekonomi dan militer yang erat dengan Israel sejak 1949 hingga kini.
Dukungan pemerintah Turki terhadap rakyat Palestina yang tertindas sebatas kata-kata, karena Turki serta rezim Zionis intensif mengadakan pembicaraan rahasia di segala bidang.
Orang-orang Turki pada hari Rabu (1/6/2022) menggelar acara peringatan kedua belas serangan tentara Zionis ke kapal Mavi Marmara, dan memprotes normalisasi hubungan antara Ankara dan Tel Aviv.
Hubungan antara Turki dan Israel menurun ke level terendah pada 2010 setelah militer Israel menyerang kapal milik Turki, Mavi Marmara.
Namun, sejalan dengan langkah beberapa negara boneka AS di kawasan, Erdogan menormalkan hubungan Turki dengan Israel dengan mengundang secara resmi Presiden rezim Zionis Isaac Herzog, yang disambut dengan protes luas dari rakyat Turki.(PH)