Hizbullah: Normalisasi dengan Rezim Zionis, Pengkhianatan !
Kepala Dewan Eksekutif Gerakan Hizbullah Lebanon menegaskan bahwa normalisasi hubungan dengan rezim Zionis adalah pengkhianatan.
Sayid Hashem Safieddine, Kepala Dewan Eksekutif Gerakan Hizbullah Lebanon Sabtu malam (23/7/2022) mengatakan "Pasukan perlawanan akan tetap menggunaakn senjata dan rudal dalam agendanya sampai pembebasan Quds Sharif."
"Kami tegaskan kepada semua orang yang mengharapkan kehancuran Palestina dan Lebanon pada tahun 1982 bahwa kalkulasi mereka keliru, sebagaimana yang akan terjadi pada tahun 2022," ujar Sayid Safieddine.
"Lebanon tidak akan jatuh dalam menghadapi ancaman asing dan akan tetap menjadi tanah air untuk perlawanan dan tidak akan berada dalam barisakan para pihak kompromi [dengan rezim Zionis]" tegasnya.
Sebelumnya, Perdana Menteri Rezim Zionis Yair Lapid mengatakan bahwa Hizbullah memiliki 100.000 rudal yang ditujukan ke Israel.
Para analis militer Israel juga mengatakan bahwa rezim Zionis dan gerakan Hizbullah telah bertempur di berbagai bidang, dan kali ini arena udara akan menjadi medan perang baru, oleh karena ini rezim Zionis harus berhati-hati menghadapi Hizbullah Lebanon.(PH)