Hamas: Normalisasi Hubungan, Picu Zionis Tingkatkan Agresi terhadap Palestina
Juru bicara gerakan perlawanan Islam Palestina Hamas menekankan bahwa proses normalisasi hubungan dengan rezim Zionis mendorong rezim garesor ini mengintensifkan kejahatannya terhadap bangsa Palestina.
Situs Al Ahed melaporkan, Hazem Qassem, Juru Bicara Hamas hari Sabtu (6/8/2022) mengatakan, "Rezim pendudukan Al-Quds telah mengintensifkan agresinya terhadap Palestina, dan tempat-tempat sucinya sejak awal proses normalisasi hubungan,".
"Perjanjian untuk menormalkan hubungan ini mendorong rezim Zionis mengintensifkan kejahatannya terhadap rakyat Palestina," ujar Jubir Hamas.
"Rezim Zionis telah dan akan tetap menjadi musuh utama bangsa Palestina, dan ini menunjukkan bahwa masalah Palestina akan tetap menjadi isu sentral umat Islam," tegasnya.
Juru bicara Hamas menyerukan negara-negara Muslim untuk mengangkat suara mereka dalam menentang kejahatan Zionis terhadap bangsa Palestina dan bersatu melawan proyek Zionis yang menargetkan bangsa Palestina dan keamanan nasional negara-negara Arab dan dunia Islam.
Sejak Jumat, rezim Zionis telah menargetkan beberapa wilayah Jalur Gaza dengan serangan udaranya, dan sejauh ini 13 warga Palestina gugur, dan 83 lainnya terluka akibat serangan tersebut.
Menanggapi serangan rezim Zionis di Jalur Gaza, kelompok perlawanan Palestina telah menargetkan pemukiman di sekitar Gaza dan selatan Tel Aviv dengan serangan roket.(PH)