Sidang DK-PBB Bahas Gaza Berakhir Tanpa Hasil
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i126884-sidang_dk_pbb_bahas_gaza_berakhir_tanpa_hasil
Sidang darurat Dewan Keamanan PBB untuk membahas situasi di Jalur Gaza yang menjadi sasaran serangan rezim Zionis berakhir tanpa hasil.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Aug 09, 2022 08:54 Asia/Jakarta
  • Sidang DK-PBB Bahas Gaza Berakhir Tanpa Hasil

Sidang darurat Dewan Keamanan PBB untuk membahas situasi di Jalur Gaza yang menjadi sasaran serangan rezim Zionis berakhir tanpa hasil.

Pertemuan khusus Dewan Keamanan PBB mengenai perang baru yang dilancarkan rezim Zionis di Jalur Gaza, yang dipimpin oleh perwakilan China, diadakan pada Selasa (9/8/2022) pagi di markas organisasi internasional ini di New York.

Sebagai pembicara pertama dalam pertemuan ini, Tor Wennesland, Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Asia Barat, menyampaikan laporan tentang situasi Palestina dan mengatakan, "Tentara Israel telah meningkatkan kecepatan operasi mereka di Tepi Barat, terutama di kamp Jenin,"

"Kami berkomitmen untuk terus berkomunikasi dengan para pihak guna memastikan kelanjutan dari gencatan senjata di Gaza. Penutupan total penyeberangan Jalur Gaza oleh Israel selama enam hari menyebabkan krisis kemanusiaan di Gaza," ujar Wennesland.

"Situasi kritis warga Gaza sebagai akibat dari tindakan Israel, kurangnya obat-obatan dan peralatan telah memperburuk efek dari ketegangan baru-baru ini di Gaza, dan gencatan senjata di Gaza masih rapuh," tegasnya.

Riyad Mansour, Utusan Palestina di PBB, juga mengatakan, "Israel mengklaim hak atas keamanan untuk dirinya sendiri dan membenarkan penindasan terhadap suatu bangsa. Israel selalu mengklaim hak untuk membela diri bahkan ketika menyerang Palestina,".

"Dua hal yang tidak berubah dalam kebijakan Israel, pengeboman Gaza dan perluasan permukiman. Invasi ke Gaza tidak dapat dibenarkan dan alasan utamanya adalah pemilihan umum Israel yang akan datang,".

"Warga sipil dan anak-anak Palestina layak mendapat dukungan. Keluarga Palestinalah yang membutuhkan dukungan, bukan kekuatan nuklir dan otoritas rezim Zionis," papar diplomat Palestina ini

Perwakilan Prancis dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB ini mendukung rezim Zionis dan mengklaim bahwa stabilitas hanya mungkin terjadi melalui kembalinya Otoritas Palestina ke Jalur Gaza dan pencabutan blokade di sana.

Selain itu, Linda Thomas-Greenfield, Wakil Amerika Serikat di PBB, sebagai negara pendukung terbesar rezim tZionis, bukannya mengutuk pembunuhan perempuan dan anak-anak Palestina yang tidak bersalah di bawah pemboman jet-jet tempur rezim Zionis, tapi malah mengutuk aksi balas roket dari rudal gerakan perlawanan Jihad Islam Palestina.

Akhirnya, sidang Dewan Keamanan tentang krisis Palestina berakhir setelah berlangsung hampir 2 jam dengan kesimpulan tanpa hasil.(PH)