Kabinet Israel Akui Kesepakatan Normalisasi dengan Turki
Kabinet rezim Zionis mengkonfirmasi tercapainya kesepakatan mengenai dimulainya hubungan diplomatik antara Israel dan Turki.
Huriyyet dailynews melaporkan, kantor perdana menteri rezim Zionis hari Rabu (29/6) menyatakan kabinet keamanan Israel membenarkan terjadinya kesepakatan mengenai dimulainya hubungan diplomatik penuh antara Tel Aviv dan Ankara.
Dilaporkan, tujuh anggota kabinet Israel memberikan suara mendukung, sedangkan kubu sayap kanan, termasuk menteri perang, pendidikan dan kehakiman menentang kesepakatan tersebut.
Sesuai kesepakatan normalisasi hubungan Turki dan rezim Zionis, kedua pihak menyetujui pengiriman duta besar dan kerja sama di berbagai sektor, termasuk proyek Tel Aviv memasok gas ke Eropa melalui Turki.
Pada hari Senin (27/6), Turki dan Israel secara resmi menandatangani kesepakatan normalisasi hubungan setelah enam tahun renggang.
Di tahun 2010, pasukan komando Israel menyerang kapal bantuan kemanusiaan Mavi Marmara. Serangan tersebut menyebabkan sejumlah aktivis Turki tewas dan sebagian lainnya cidera. (PH)