Arab Saudi Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan ke Suriah
Menteri Luar Negeri Arab Saudi mengatakan bahwa negaranya mendukung pengiriman bantuan kemanusiaan kepada rakyat Suriah.
Gempa berkekuatan 7,8 skala richter pada Senin lalu (6 Februari) di Suriah utara telah menewaskan 5.714 orang dan melukai 7.396 orang lainnya.
Situs Al-Arabiya melaporkan, Faisal Bin Farhan yang menghadiri pertemuan Uni Eropa di Brussel hari Senin (13/2/2023) menekankan bahwa bencana gempa memerlukan tanggapan yang tepat dari semua negara.
"Kami meminta semua pihak bekerja sama untuk memastikan bahwa bantuan mencapai semua wilayah Suriah," ujar Menlu Arab Saudi.
"Sejauh yang kami bisa, kami berusaha menjangkau semua wilayah di dalam Suriah," tegasnya.
Sebelumnya, Basem Mansour, Kepala Organisasi Penerbangan Sipil Suriah Sabtu malam mengumumkan bahwa negaranya menyetujui pendaratan pesawat yang membawa bantuan dari Arab Saudi di Damaskus dan mengatakan bahwa Bulan Sabit Merah Arab Saudi meminta izin untuk pesawat bantuan mendarat di bandara Damaskus, yang telah disetujui.
Bantuan ini mungkin dapat diartikan sebagai persiapan Arab Saudi untuk memulai kembali hubungan dengan Suriah secara bertahap.
Seiring dimulainya krisis Suriah pada Maret 2011, Arab Saudi dan sejumlah negara Arab lainnya menjadi pendukung utama kelompok oposisi Assad dan menutup pintu kedutaan mereka di Damaskus serta memutuskan hubungan mereka dengan Suriah. Tapi kini, upaya untuk menormalisasi hubungan antara Riyadh dengan Damaskus sedang dimulai.(PH)