Saudi Hanya akan Jadi Pembantu Militer Turki di Suriah
Salah seorang anggota Parlemen Suriah mengatakan, rezim Al Saud hanya akan mengumpulkan pasukan bayaran yang membantu pasukan Turki, untuk beperang di Suriah.
Omar Ousi, salah seorang anggota Parlemen Suriah, Sabtu (13/2) kepada stasiun televisi Russia Al Youm menjelaskan kemungkinan serangan darat Arab Saudi ke Suriah.
Ia menuturkan, rezim Al Saud tidak punya pasukan yang solid dan kuat, Riyadh hanya akan membantu pasukan Turki di Suriah.
Omar Ousi menambahkan, Saudi dapat dipastikan akan mengumpulkan tentara dan pasukan bayaran dari negara-negara Afrika termasuk Djibouti dan mengirimnya ke Suriah.
Anggota Parlemen Suriah itu menegaskan, jika Saudi melakukan intervensi di Suriah, unit-unit tempur Kurdi di Utara Suriah akan memerangi pasukan bayaran Saudi dan mereka pasti akan menyersal.
Saudi awal Februari 2016 mengumumkan kesiapan untuk mengirim pasukan darat ke Suriah.
Di sisi lain, negara-negara dunia yang berkumpul di Munich, Jerman sepakat untuk memberlakukan gencatan senjata di Suriah, pekan depan dan mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan untuk rakyat negara itu. (HS)