Ansarullah Tolak Kehadiran Militer AS di Yaman
Juru bicara Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah menentang kehadiran dan keterlibatan pasukan Amerika Serikat dalam transformasi di Yaman.
Mohammad Abdussalam yang juga mengepalai delegasi Yaman dalam perundingan Kuwait pada Jumat (15/7/2016) mereaksi pernyataan para pejabat AS mengenai penambahan jumlah pasukan negara itu di Yaman selatan dengan dalih memerangi terorisme dan al-Qaeda.
"Rakyat Yaman menentang segala bentuk kehadiran pasukan asing di negara mereka," kata Abdussalam seperti dilansir jaringan televisi al-Masirah.
Ia lebih lanjut menyinggung perundingan damai di Kuwait dan menegaskan pencapaian sebuah solusi damai politik.
"Delegasi nasional Yaman tidak menerima syarat apapun dalam perundingan damai Kuwait," tegasnya.
Abdussalam menjelaskan, masuknya delegasi nasional Yaman ke Kuwait bertujuan melanjutkan perundingan berdasarkan prinsip-prinsip yang dipakati PBB dan Kuwait sebagai negara tuan rumah.
Perundingan damai Yaman di Kuwait telah berlangsung lebih dari dua bulan, namun belum membuahkan hasil disebabkan sabotase delegasi Riyadh. (RA)