Tentara AS Akan Jadi Target Jika Ikut Operasi Pembebasan Mosul
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i14911-tentara_as_akan_jadi_target_jika_ikut_operasi_pembebasan_mosul
Ulama Syiah Irak, Moqtada al-Sadr menyatakan kepada para pendukungnya untuk menargetkan tentara Amerika Serikat yang akan dikerahkan ke Irak sebagai bagian dari upaya Washington melawan kelompok teroris Takfiri Daesh.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 18, 2016 08:14 Asia/Jakarta
  • Moqtada al-Sadr
    Moqtada al-Sadr

Ulama Syiah Irak, Moqtada al-Sadr menyatakan kepada para pendukungnya untuk menargetkan tentara Amerika Serikat yang akan dikerahkan ke Irak sebagai bagian dari upaya Washington melawan kelompok teroris Takfiri Daesh.

Pada Senin, (18/7), Menteri Pertahanan AS, Ashton Carter mengumumkan bahwa lebih dari 560 tentara AS akan dikirim ke Irak sebagai bagian dari operasi yang akan digelar untuk merebut kembali kota Mosul dari tangan Daesh.

Diminta pendapat oleh para pendukungnya soal rencana Amerika Serikat itu, Moqtada Sadr memberikan jawaban di situs resminya.

"Mereka adalah target kami," jawab Sadr, tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.

Kekhawatiran soal penambahan jumlah jumlah pasukan AS di Irak semakin meningkat. Masyarakat Irak berpendapat bahwa AS berencana memanfaatkan isu pertempuran melawan Daesh sebagai dalih untuk kembali ke Irak.

Pasukan AS menginvasi Irak pada tahun 2003 untuk menggulingkan diktator Saddam Hussein. Namun operasi militer skala besar oleh AS telah memperburuk kondisi keamanan di negara Arab itu dan bahkan melahirkan berbagai kelompok militan.

Pengiriman ratusan pasukan AS ke Irak itu akan menambah jumlah tentara AS di Irak menjadi lebih dari 4.647.(MZ)