Hamas: Keamanan Tel Aviv Bergantung Jenin
Anggota senior Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) memperingatkan keamanan Israel, jika tentara rezim Zionis terus mengganggu keamanan Jenin.
Pada Senin pagi (3 Juli), rezim Zionis melancarkan serangan darat dan udara besar-besaran terhadap kota Jenin dan kamp pengungsinya di utara Tepi Barat.
Operasi agresif di Jenin ini berlanjut hingga Selasa malam, tapi kemudian tentara Israel harus mundur dari kamp Jenin akibat perlawanan sengit para pejuang Palestina.
Menurut kantor berita Safa, Mashir al-Misri, salah satu pemimpin gerakan Hamas dalam sebuah konferensi yang diadakan pada peringatan 16 tahun berdirinya gerakan Palestina, Al-Ahrar, Sabtu (8/7/2023) malam mengatakan bahwa kelompok perlawanan berhasil mendikte kekuatan mereka kepada rezim zionis.
"Gerakan Al-Ahrar lahir dari bangsa Palestina untuk menunjukkan bahwa mereka harus mengandalkan perjuangan bersenjata melawan musuh," ujar al-Misri.
Anggota senior Hamas menyatakan bahwa saat ini perlawanan meluas dalam lingkup geografis dari Gaza ke Tepi Barat.
"Taktik militer perlawanan dalam perang melawan rezim sedang berkembang dan perang Jenin menunjukkan tingkat persiapan pasukan perlawanan, di mana musuh harus mundur dan gagal mencapai tujuannya," tegasnya.(PH)