PM Irak Instruksikan Percepatan Vonis Mati Para Teroris
-
PM Irak, Haider Al-Abadi
Perdana Menteri Irak, Haider Al-Abadi menginstruksikan pembentukan sebuah komite untuk mengurus kasus para teroris yang tervonis mati.
Televisi Al-Sumaria News melaporkan, kantor Al-Abadi pada Sabtu (23/7) merilis pernyataan menyebutkan, “Al-Abadi menginstruksikan pembentukan komite yang beranggotakan para pejabat dari sekretariat kabinet, mahkamah agung, kantor kepresidenan dan kementerian kehakiman untuk menyelesaikan kasus para teroris yang telah tervonis mati.
Dalam pernyataan itu, Al-Abadi menyebutkan, komisi ini harus mengidentifikasi penghambat dan sebab tertundanya pelaksanaan vonis mati para teroris serta memberikan solusi untuk mempercepat pelaksanaan vonis tersebut sesuai prosedur hukum.
Kementerian Kehakiman Irak menyatakan, sekitar 3.000 teroris mendekam di penjara-penjara Irak.
Warga dan kelompok muqawama Irak menuntut pelaksanaan vonis mati segera para teroris yang tertangkap dan terbukti telah melakukan berbagai kejahatan terhadap warga sipil dan pasukan keamanan Irak.
Sebagian besar para teroris berasal dari Arab Saudi.
Beberapa waktu lalu, Arab Saudi menuntut pertukaran tahanan antara Baghdad dan Riyadh, namun langsung ditentang keras oleh masyarakat dan para politisi Irak.
Arab Saudi ingin menukar para pembunuh warga sipil Irak itu dengan tahanan Irak yang tidak melakukan kejahatan atau kriminal apapun dan mereka saat ini mendekam di penjara-penjara Saudi karena kasus atau masalah sederhana. (MZ)