Jerusalem Post: 750 Orang Israel Hilang
Media rezim Zionis mengumumkan sekitar 750 warga Israel hilang dalam operasi badai Al-Aqsa.
Media rezim Zionis, Jerusalem Post hari Minggu (8/10/2023) mengumumkan bahwa sekitar 100 tentara Israel ditangkap dalam operasi badai Al-Aqsa, dan 100 tahanan Zionis ini termasuk tahanan sipil, tentara dan petugas yang ditawan di Gaza.
Abu Abideh, Juru Bicara Batalion Ezzeddin al-Qassam, sayap militer Hamas Minggu pagi mengumumkan bahwa jumlah tahanan Israel jauh lebih banyak daripada yang dibayangkan Benjamin Netanyahu.
Bersamaan dengan serangan rudal dan roket dari Jalur Gaza ke berbagai wilayah rezim Zionis, termasuk Tel Aviv, Mohammed Al-Deif, Komandan Batalion Ezzeddin Al-Qassam mengumumkan dimulainya operasi penyerangan Al-Aqsa pada Sabtu pagi.
Menurut Abu Abideh, dalam serangan pertama operasi ini terhadap posisi musuh, lebih dari lima ribu rudal dan roket ditembakkan ke bandara dan benteng musuh.
Menurut laporan media rezim Zionis, setelah operasi Badai Al-Aqsa, 300 Zionis tewas dan lebih dari 1.590 lainnya luka-luka, dan kondisi 285 orang yang terluka dilaporkan serius.
Hal ini terjadi ketika rezim Zionis mengakui tewasnya sejumlah besar tentaranya, terutama para komandan senior, dalam operasi Badai Aqsa.
Kanal 13 TV rezim Zionis juga melaporkan bahwa tentara rezim ini telah mengkonfirmasi pembunuhan 26 tentara dan perwira Israel oleh pasukan perlawanan di sekitar Gaza.(PH)