Pasukan Brigade Al-Qassam Tembaki Tentara Israel di Khan Younis
Bersamaan dengan serangan rezim Zionis di Gaza, para pejuang perlawanan Palestina menargetkan tentara Israel dengan rudal.
Brigade Ezzeddine Al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menargetkan tentara rezim Zionis di kota Khan Yunis dengan rudal Yasin 105 dan TBG.

Sebelumnya, Brigade al-Qassam pekan lalu melancarkan serangan ke arah pasukan rezim Zionis yang menewaskan setidaknya tujuh orang tentara Israel di kota Khan Yunis.
Brigade Ezzeddine Al-Qassam, Sayap Militer Hamas mengumumkan bahwa tujuh tentara Israel tewas dalam ledakan bom anti-personil hari Jumat di daerah Absan Al-Kabirah, yang terletak di sebelah timur kota Khan Yunis.
Seiring berlanjutnya agresi militer Israel di jalur Gaza, pasukan perlawanan Palestina, termasuk Brigade Al-Qassam, telah memperkuat perlawanan mereka terhadap penjajah di lebih dari satu poros di Jalur Gaza yang terus menelan korban jiwa dari pihak tentara Israel.
Awal Februari, militer rezim Zionis mengumumkan sebanyak 560 tentaranya telah terbunuh sejak awal perang dengan kelompok perlawanan pecah di Gaza.
Laporan ini adalah statistik yang diumumkan secara resmi, dan jumlah sebenarnya korban tentara Zionis jauh lebih tinggi dari angka tersebut.
Media Zionis menyebut angka korban tentara Israel di Gaza jauh lebih tinggi dibandingkan angka yang diumumkan otoritas militer rezim Zionis.
Surat kabar Rezim Zionis menyebut pasukan Israel saat ini telah berubah menjadi target empuk pasukan perlawanan Palestina, dan memperingatkan bertambahnya tentara Israel, yang tewas.
Sebelumnya, Jerusalem Post menyinggung terbunuhnya 24 tentara Israel dalam sehari di salah satu gedung di Gaza, dalam pertempuran melawan pasukan perlawanan Palestina, pada Januari lalu.
Menurut Jerusalem Post, kemajuan pasukan Rezim Zionis, mengalami perlambatan, dan saat ini tentara Israel, telah berubah menjadi target empuk pasukan Palestina.
Jerusalem Post, juga memperingatkan dampak-dampak politik dari kekalahan ini, dan memprotes strategi perang yang digunakan oleh Kabinet Israel.
Meskipun banyak tentara Israel, yang terbunuh, dan Brigade Al Qassam, meraih banyak kemajuan di medan tempur, Perdana Menteri Rezim Zionis, tetap bersikeras untuk melanjutkan perang hingga apa yang disebutnya "kemenangan penuh" dapat dicapai.(PH)