Lagi, Rezim Al Khalifa Tangkap Seorang Ulama Bahrain
Rezim Al Khalifa melanjutkan kebijakan represifnya terhadap oposisi dan baru-baru ini menangkap seorang ulama Bahrain.
Seperti dilansir jaringan televisi Alalam, aparat keamanan rezim Al Khalifa pada Sabtu (6/8/2016) menangkap Sheikh Isa al-Mukmin, Imam Jumat Masjid Jami' al-Khaif Bahrain dan memasukkannya ke dalam penjara.
Pekan lalu, aparat keamanan rezim Manama juga menangkap beberapa ulama Bahrain termasuk Sheikh Mohammad Javad al-Shahabi, Sheikh Ali Hamidan dan Sheikh Ali al-Jufairi. Sayid Majid al-Mashal, Ketua Dewan Ulama Islam Bahrain juga ditangkap pada hari Senin.
Rezim Al Khalifa setiap malam memutus jaringan internet di distrik al-Diraz, barat Manama, ibukota Bahrain yang menjadi ajang unjuk rasa damai anti-rezim.
Pada Sabtu malam, warga Bahrain berunjuk rasa usai shalat jamaah Magrib dan Isya untuk memprotes pencabutan kewarganegaraan Sheikh Isa Qassim, ulama besar Bahrain.
Menyusul pencabutan kewarganegaraan Sheikh Isa Qassim, gelombang protes di Bahrain meningkat dan diikuti oleh aksi penumpasan terhadap oposisi yang dilakukan oleh rezim.
Sejak 14 Februari 2011, rakyat Bahrain bangkit melawan kediktatoran rezim Al Khalifa dengan menggelar unjuk rasa damai. Mereka menuntut kebebasan, keadilan, penghapusan diskriminasi dan berdirinya pemerintahan yang demokratis.
Namun, tuntutan damai rakyat Bahrain itu disambut dengan kekerasan oleh rezim Al Khalifa. Dengan bantuan pasukan Arab Saudi, rezim Bahrain menumpas para aktivis dan revolusioner. (RA)