Zona Militer Permanen, Kukuhkan Penjajahan Israel di Selatan Suriah
Jan 25, 2025 16:02 Asia/Jakarta
Parstoday – Media-media mengabarkan berlanjutnya operasi militer Rezim Zionis, di wilayah selatan Suriah, sehingga salah satu bagian wilayah itu berubah menjadi sebuah zona militer permanen Israel.
Rezim Zionis, membangun menara-menara pengawas dari logam di sekitar Quneitra, selatan Suriah, dan menara-menara dari semen di wilayah-wilayah perbatasan sehingga bisa mengontrol desa-desa yang didudukinya.
Dalam kerangka langkah tersebut, pasukan Rezim Zionis, hari Kamis (23/1/2025) melakukan patroli di desa-desa yang didudukinya di perbatasan Suriah.
Pada saat yang sama, pasukan Rezim Zionis, menangkap enam warga desa Saida di pinggiran Quneitra. Di sisi lain, pasukan Rezim Zionis memperluas kehadiran mereka di desa Hader, di utara Quneitra.
Desa Hader, bagi pasukan Rezim Zionis, sama dengan sebuah pangkalan militer untuk menjaga hanggar helikopter yang dibangun rezim ini di selatan desa.
Pendudukan dan intensifikasi serangan Rezim Zionis ke Suriah, dilakukan setelah para pemberontak bersenjata Suriah, pimpinan Abu Muhammad Al Julani, pada 8 September 2024 merebut kontrol kota Damaskus, dan menggulingkan pemerintahan Bashar Assad.
Di tengah kebisuan masyarakat internasional, Rezim Zionis, selama bertahun-tahun terus melanggar kedaulatan nasional Suriah. (HS)