PM Irak Peringatkan Bahaya Terorisme di Kawasan
Perdana Menteri Irak memperingatkan semua negara dunia khususnya negara-negara di pesisir Teluk Persia tentang bahaya kelompok teroris Takfiri Daesh.
Haider al-Abadi memperingatkan hal itu dalam pidatonya di konferensi internasional kedua terkait dukungan kepada Irak untuk menghadapi kelompok teroris Daesh (ISIS), Kamis (11/8/2016).
" Mereka yang berperang melawan Daesh di Irak adalah rakyat negara ini dan tidak ada pasukan asing yang berpartisipasi dalam operasi ini," seperti dilansir Press TV.
Ia menambahkan, pasukan Irak telah melayangkan berbagai pukulan telak terhadap kelompok teroris takfiri Daesh.
PM Irak lebih lanjut mengapresiasi dukungan para penasihat militer Iran kepada pasukan negaranya.
"Irak juga memerlukan bantuan asing dalam melatih pasukannya untuk meningkatkan level kesiapan mereka dalam perang melawan teroris," imbuhnya seperti dikutip Furat News.
Konferensi internasional anti-Daesh digelar di Baghdad, ibukota Irak selama dua hari. Konferensi yang dimulai pada Rabu ini dihadiri oleh para pakar dari 50 negara dunia termasuk para wakil PBB, Uni Eropa, dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Konferensi tersebut merupakan peluang bagi para pejabat Irak untuk mengungkap gerakan para pendukung kelompok-kelompok teroris di kawasan dan menekan negara-negara sponsor mereka untuk menghentikan kebijakan anti-kemanusiaan dan ekspansionis negara-negara itu. (RA)