Menanti Kerjasama Iran, Rusia, dan Turki
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i17791-menanti_kerjasama_iran_rusia_dan_turki
Republik Islam Iran dan Rusia adalah dua aktor penting dan berpengaruh dalam transformasi Suriah serta terlibat diskusi rutin untuk menyamakan pandangan dalam penyelesaian krisis di negara Arab itu.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 15, 2016 11:50 Asia/Jakarta
  • Menanti Kerjasama Iran, Rusia, dan Turki

Republik Islam Iran dan Rusia adalah dua aktor penting dan berpengaruh dalam transformasi Suriah serta terlibat diskusi rutin untuk menyamakan pandangan dalam penyelesaian krisis di negara Arab itu.

Penjajakan kedua pihak untuk mencari solusi krisis Suriah dilakukan secara bergilir di Tehran dan Moskow. Dalam putaran baru penjajakan ini, Deputi Menteri Luar Negeri dan Utusan Khusus Presiden Rusia, Mikhail Bogdanov berkunjung ke Tehran untuk membahas masalah Suriah.

Kunjungan itu dianggap penting karena terjadi satu hari setelah Menlu Iran Mohammad Javad Zarif berkunjung ke Turki dan dinilai dilakukan dalam konteks upaya baru untuk memecahkan krisis Suriah.

Selain itu, pertemuan Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin di St Petersburg untuk membahas krisis Suriah dan penekanan mereka pada solusi politik, mengindikasikan dimulainya upaya baru untuk mengakhiri konflik yang sudah berlangsung lebih dari lima tahun di Suriah.

Perkembangan politik dalam satu pekan terakhir – mulai dari perjalanan Erdogan ke Rusia, kunjungan Zarif ke Turki dan sekarang lawatan Bogdanov ke Tehran – memberikan kabar gembira terkait beberapa terobosan baru. Dalam masalah Suriah, sikap pemerintah Turki sekarang sudah dekat dengan pandangan kolektif Iran-Rusia dan diharapkan melahirkan kerjasama trilateral.

Mukaddimah kerjasama trilateral itu sudah dibangun secara terpisah di ibukota Iran, Rusia, dan Turki. Upaya untuk membentuk sebuah aliansi tiga negara untuk memecahkan krisis Suriah semakin mendekati kenyataan.

Perubahan dalam kebijakan luar negeri Turki telah memberi prospek yang cerah bagi transformasi regional. Kerjasama Turki, Iran, dan Rusia untuk menyelesaikan berbagai masalah regional khususnya krisis Suriah, dianggap efektik untuk mengembalikan stabilitas dan perdamaian di kawasan.

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim sebelum ini mengatakan Ankara akan meningkatkan kerjasama dengan negara-negara regional untuk menyelesaikan berbagai perselisihan dan Suriah akan berada dalam prioritas. Komentar ini semakin mempertegas kebutuhan untuk membentuk aliansi bersama Ankara, Tehran, dan Moskow untuk mengakhiri krisis Suriah.

Perluasan dan peningkatan kerjasama trilateral itu bertujuan untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di Suriah. Menurut keterangan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu, Ankara dan Tehran memiliki pandangan yang sama tentang keharusan menjaga integritas teritorial Suriah. Ia menilai pembicaraan intens kedua negara memiliki peran positif untuk menciptakan gencatan senjata permanen di Suriah. (RM)