MSF: Saudi Sengaja Menarget Rumah Sakit di Yaman
Organisasi Dokter Tanpa Batas (Medecins Sans Frontieres/Doctors Without Borders/MSF) mengumumkan, Arab Saudi secara sengaja menarget warga sipil dan rumah sakit di Yaman.
esa Sancristoval, Pelaksana Program Darurat MSF untuk Yaman mengatakan bahwa ia telah dua kali bertemu dengan para pejabat Arab Saudi selama delapan bulan lalu dan lokasi-lokasi rumah sakit MSF di Yaman telah diinformasikan kepada rezim Al Saud, namun meski langkah ini telah dilakukan, militer Arab Saudi secara sengaja menarget rumah sakit-rumah sakit MSF.
Ia menambahkan, Arab Saudi telah lima kali menyerang rumah sakit MSF di Yaman yang menyebabkan beberapa staf dan pasien tewas. Dengan demikian, serangan ini tidak mungkin dilakukan tanpa disengaja.
"Koalisi pimpinan Arab Saudi yang berperang dengan Yaman tidak melakukan tindakan apapun untuk melindungi warga sipil, oleh karena itu MSF menarik para stafnya dari negara ini," ujarnya.
Di sisi lain, para dokter Yaman baru-baru ini memperingatkan dampak kekurangan obat-obatan di negara meraka akibat blokade dan serangan militer Arab Saudi dan sekutunya.
Para dokter Yaman mengatakan, anak-anak korban serangan udara rezim Al Saud yang menderita luka bakar parah terancam jiwanya disebabkan kekurangan stok obat-obatan. Menurut mereka, obat-obatan, peralatan medis dan makanan tidak mencukupi untuk warga Yaman disebabkan blokade darat, luat dan udara oleh militer Arab Saudi dan sekutunya.
Menurut Alessandra Vellucci, Direktur Informasi PBB, lebih dari 70 pusat medis dan rumah sakit di Yaman termasuk tiga pusat MSF mengalami kerusakan parah akibat pemboman jet-jet tempur Arab Saudi. Tiga pusat MSF tersebut merupakan tempat penyimpanan peralatan medis. Seorang dokter Spanyol anggota MSF juga tewas dalam insiden tersebut. (RA)