Serangan Drone Hizbullah ke Posisi Artileri Israel
-
Serangan drone Hizbullah
Pars Today - Hizbullah Lebanon mengumumkan telah menargetkan posisi artileri yang baru didirikan militer rezim Zionis menggunakan drone.
Melaporkan dari Pars Today, Senin, 27 April 2026, Hizbullah menyatakan bahwa para pejuang perlawanan pada hari Minggu (26/4) menargetkan posisi artileri baru militer Zionis di pemukiman Al-Bayyadh dengan drone bunuh diri.
Hizbullah menyatakan operasi ini dilakukan dalam rangka membela Lebanon dan rakyatnya, sebagai respons terhadap pelanggaran gencatan senjata oleh Zionis dan agresi terhadap desa-desa di Lebanon selatan yang mengakibatkan gugur dan terlukanya sejumlah warga Lebanon.
Gencatan Senjata Hanya Fiksi
Sementara rezim Zionis terus melanggar gencatan senjata di Lebanon dengan membombardir rumah-rumah di Lebanon selatan, Perlawanan Islam Lebanon merespons dengan operasi-operasi baru melawan Zionis, membalas api musuh dengan api. Hizbullah membuktikan bahwa di tengah agresi para pendudukan, secara praktis tidak ada gencatan senjata di Lebanon, dan perlawanan bertindak berdasarkan kenyataan ini.
Hizbullah tidak memulai, tetapi juga tidak akan tinggal diam. Setiap pelanggaran Israel akan dibalas dengan serangan balik. Drone bunuh diri menargetkan posisi artileri baru, pesan bahwa militer Israel tidak aman di mana pun, bahkan di belakang garis mereka sendiri.
Gencatan senjata hanya kata-kata kosong. Di lapangan, api masih membakar, bom masih meledak, dan nyawa terus melayang.
Piihan bagi Israel sederhana: hentikan agresi, atau terus hadapi perlawanan yang tidak pernah lelah.(sl)