Drone Hizbullah Tewaskan Prajurit Wanita Israel di Utara Pendudukan
-
Tentara Israel tewas
Pars Today - Media rezim Zionis melaporkan bahwa seorang prajurit wanita Tentara Israel tewas dan dua prajurit lainnya terluka akibat ledakan drone bunuh diri Hezbollah di wilayah utara Palestina yang diduduki.
Melansir IRNA pada dini hari Kamis, 28 Mei 2026, situs berita berbahasa Ibrani Hadashot 12 mengumumkan bahwa Tentara Rezim Zionis telah memberikan izin untuk mempublikasikan kabar gugurnya Sersan Rotem Yanai, prajurit Batalyon "Rotem" yang berafiliasi dengan Brigade Givati.
Berdasarkan laporan tersebut, prajurit Zionis ini tewas pada hari Rabu (27/5) akibat ledakan drone bunuh diri yang ditembakkan Hizbullah ke arah sebuah pangkalan militer di permukiman Shomera, wilayah utara Palestina yang diduduki.
Sumber-sumber berbahasa Ibrani juga melaporkan bahwa dua prajurit dari unit darurat Kibbutz Goren turut terluka dalam ledakan drone tersebut.
Inti Peristiwa: Serangan Drone Hizbullah
Target: Pangkalan militer di permukiman Shomera, utara Palestina pendudukan.
Metode: Drone bunuh diri (loitering munition) yang diluncurkan Hizbullah.
Korban Jiwa: Sersan Rotem Yanai (Batalyon Rotem, Brigade Givati) — tewas.
Korban Luka: 2 prajurit unit darurat Kibbutz Goren — terluka.
Waktu: Rabu (27/5); diumumkan Kamis dini hari.
Sumber: Hadashot 12 (media Ibrani), dikonfirmasi militer rezim Zionis.
"Pengumuman resmi yang ditunda sering kali menandakan sensitivitas operasional atau upaya menjaga moral pasukan."(Sail)