Terlepas dari Peringatan Trump, Jet Zionis Hancurkan Target di Lebanon
-
Serangan rezim Zionis ke Beirut
Pars Today - Kantor Perdana Menteri rezim Zionis mengumumkan bahwa tentara Israel menyerang daerah Dahieh, Beirut, pada hari Minggu.
Dilansir Pars Today, 7 Juni 2026, kantor Netanyahu mengklaim bahwa serangan itu merupakan respons terhadap tembakan roket Hizbullah ke arah Israel.
Menteri Perang Israel, Israel Katz, mengklaim bahwa angkatan udara Zionis telah menargetkan sebuah ruang operasi di pinggiran selatan Beirut.
Rezim pendudukan melancarkan serangan udara ke Dahieh pada Minggu (7/6) sore.
Serangan ini terjadi meskipun Trump sebelumnya mengklaim bahwa ia tidak akan mengizinkan rezim Zionis untuk menyerang Dahieh.
Sejak gencatan senjata di Lebanon dimulai, rezim pendudukan telah melanggar kesepakatan setiap hari, mengakibatkan ribukan korban jiwa dan luka-luka.
Trump berkata "tidak", tetapi jet-jet Zionis tetap terbang di atas Beirut. Gencatan senjata terus dilanggar, dan Dahieh kembali berdarah. Zionis mungkin mengklaim "respons proporsional", tetapi fakta di lapangan menunjukkan bahwa mereka yang terus memanaskan kawasan, bukan Hizbullah.
Dahulu, pernyataan Trump adalah 'harga mati'. Kini, Zionis abaikan begitu saja. Ini bukan hanya tentang ketidakmampuan AS mengendalikan sekutunya, tetapi juga tentang niat Israel untuk terus memperluas perang, apa pun risikonya. Sementara dunia masih berdebat, bom terus berjatuhan.(Sail)