"Kemenangan Iran Adalah Kemenangan Perlawanan": Pidato Kemenangan Sekjen Ansarullah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i192064-kemenangan_iran_adalah_kemenangan_perlawanan_pidato_kemenangan_sekjen_ansarullah
Pars Today - Sekretaris Jenderal Gerakan Ansarullah Yaman menggambarkan kemenangan Iran atas musuh-musuh umat Islam sebagai pencapaian penting.
(last modified 2026-06-26T04:26:17+00:00 )
Jun 26, 2026 11:24 Asia/Jakarta
  • Abdul-Malik al-Houthi, Sekretaris Jenderal Gerakan Ansarullah Yaman
    Abdul-Malik al-Houthi, Sekretaris Jenderal Gerakan Ansarullah Yaman

Pars Today - Sekretaris Jenderal Gerakan Ansarullah Yaman menggambarkan kemenangan Iran atas musuh-musuh umat Islam sebagai pencapaian penting.

Melansir Mehr, 25 Juni 2026, Pars Today melaporkan bahwa Abdul-Malik al-Houthi, Sekretaris Jenderal Gerakan Ansarullah Yaman, mengatakan:

"Umat Islam kita, dalam menghadapi para pemimpin kekafiran, yaitu AS dan rezim Zionis, mengambil kekuatan dari iman, cahaya Al-Qur'an, dan jalan Imam Husain as. Tujuan jahat mereka dan kejahatan mereka terhadap rakyat Palestina dan umat kita menunjukkan bahwa mereka adalah kejahatan absolut bagi semua masyarakat manusia. Tidak ada jalan keluar dari geng setan ini kecuali dengan melawan mereka. Kami menekankan komitmen bangsa kami yang terhormat terhadap jalan kebebasan, dengan mempertimbangkan posisi-posisi Al-Qur'an dan prinsip-prinsip dasar umat Islam, terutama masalah Palestina."

Ia menambahkan, "Kami mengucapkan selamat kepada Republik Islam Iran atas kemenangan besar negara ini melawan musuh-musuh umat Islam. Ini adalah kemenangan penting bagi seluruh poros jihad dan perlawanan dalam pertempuran penting ini. Kami terus berkomunikasi dengan saudara-saudara kami untuk menghadapi setiap ketegangan baru, dan kami tidak akan pernah ragu untuk melaksanakan tugas kami dalam menghadapi agresi baru di mana pun, terutama di Gaza."

Memantau Pergerakan Musuh di Somaliland

Abdul-Malik al-Houthi menegaskan, "Mengenai masalah Somaliland, saya harus mengatakan bahwa kami secara cermat memantau perkembangan terkait dan pergerakan musuh Zionis yang bertujuan untuk menguasai Teluk Aden dan Bab Al-Mandab. Kami mengundang negara-negara yang berbatasan dengan Laut Merah untuk mengambil sikap bersama melawan pergerakan Zionis ini. Kami tidak akan pernah diam dalam hal ini. Kami akan mengambil inisiatif setiap saat untuk menargetkan pergerakan musuh Zionis di Somaliland. Kami menyerukan dukungan untuk Somalia melawan musuh Zionis, musuh yang telah melanggar kedaulatan Somalia dan merupakan bahaya bagi kawasan."

Pernyataan Abdul-Malik al-Houthi ini adalah perpanjangan dari narasi "Poros Perlawanan" yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Dengan mengatakan bahwa kemenangan Iran adalah kemenangan seluruh perlawanan, ia menegaskan bahwa Iran bukanlah aktor tunggal, tetapi bagian dari jaringan yang lebih luas yang mencakup Houthi di Yaman, Hizbullah di Lebanon, Hamas di Gaza, dan kelompok-kelompok lainnya.

Peringatan Al-Houthi tentang Somaliland dan upaya Israel untuk menguasai Teluk Aden dan Bab Al-Mandab menunjukkan bahwa perang kognitif dan geopolitik tidak berhenti di Lebanon atau Gaza. Bab Al-Mandab adalah jalur air strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Samudra Hindia, sama pentingnya dengan Selat Hormuz. Jika Israel atau sekutunya berhasil menguasai area ini, mereka dapat mengancam jalur pelayaran dan kepentingan ekonomi Iran dan sekutunya.

Dengan menyerukan dukungan untuk Somalia, al-Houthi mencoba membangun koalisi yang lebih luas melawan pengaruh Israel di kawasan. Ini juga merupakan upaya untuk menunjukkan bahwa Houthi tidak hanya peduli pada Yaman, tetapi juga pada keamanan seluruh kawasan.(Sail)