Sheikh-sheikh Teluk Persia Siapkan Skenario Hadapi Konflik AS-Iran
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i192914-sheikh_sheikh_teluk_persia_siapkan_skenario_hadapi_konflik_as_iran
Pars Today – Menteri-Menteri Luar Negeri Negara-Negara Dewan Kerja Sama Teluk Persia, menyusul meningkatnya perkembangan di kawasan, melakukan konsultasi secara ekstensif.
(last modified 2026-07-10T13:23:22+00:00 )
Jul 10, 2026 20:21 Asia/Jakarta
  • Negara-negara Arab Teluk Persia
    Negara-negara Arab Teluk Persia

Pars Today – Menteri-Menteri Luar Negeri Negara-Negara Dewan Kerja Sama Teluk Persia, menyusul meningkatnya perkembangan di kawasan, melakukan konsultasi secara ekstensif.

Menurut laporan Kantor Berita Mehr yang mengutip Al-Khaleej Online, seiring dengan meningkatnya perkembangan di kawasan pasca serangan Iran, panggilan telepon antar menteri luar negeri negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk Persia (P-GCC) semakin intensif dalam kerangka upaya untuk mengendalikan ketegangan.

 

Kementerian Luar Negeri Kuwait mengumumkan bahwa Jarrah Jaber Al-Ahmad Al-Sabah, Menteri Luar Negeri negara tersebut, menerima panggilan telepon dari Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar.

 

Kedua pihak dalam panggilan telepon ini berkonsultasi mengenai perkembangan terakhir di kawasan, terutama eskalasi ketegangan saat ini dan konsekuensinya, serta upaya-upaya yang sedang berlangsung untuk mengurangi intensitas ketegangan dan mengendalikannya, serta memperkuat solusi diplomatik dalam rangka menjaga keamanan dan stabilitas regional.

 

Juga, Faisal bin Farhan, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, menerima panggilan dari rekannya dari Qatar.

 

Kedua pihak dalam percakapan telepon ini, selain berkonsultasi mengenai perkembangan baru di kawasan, juga membahas upaya-upaya yang sedang berlangsung untuk memulihkan keamanan dan stabilitas, serta menekankan pentingnya kelanjutan koordinasi dan tindakan bersama untuk mengurangi ketegangan dan mengurangi dampak negatif krisis ini di tingkat regional dan internasional.

 

Menteri Luar Negeri Kuwait juga berbicara melalui telepon dengan Abdullah bin Zayed Al Nahyan, Menteri Luar Negeri UEA.

 

Dalam panggilan telepon ini, perkembangan terakhir di kawasan, terutama ketegangan saat ini dan konsekuensinya, serta upaya-upaya diplomatik untuk mengurangi intensitas ketegangan dan mengendalikannya, dibahas.

 

Kedua pihak dalam panggilan telepon ini menekankan pentingnya memperkuat solusi-solusi politik dalam rangka mendukung keamanan dan stabilitas regional.

 

Menteri UEA dalam percakapan ini mengatakan bahwa keamanan Kuwait dan Bahrain adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keamanan UEA dan negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk Persia. (MF)