Hizbullah: Arab Saudi Seharusnya Jangan Masuk Perangkap Plot AS dan Israel
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i194138-hizbullah_arab_saudi_seharusnya_jangan_masuk_perangkap_plot_as_dan_israel
Hizbullah Lebanon dalam sebuah pernyataan mengecam agresi Amerika Serikat terhadap Irak dan menyatakan bahwa Arab Saudi seharusnya tidak terjebak dalam kebijakan Amerika Serikat dan rezim Israel.
(last modified 2026-08-01T04:06:57+00:00 )
Aug 01, 2026 11:00 Asia/Jakarta
  • Hizbullah: Arab Saudi Seharusnya Jangan Masuk Perangkap Plot AS dan Israel

Hizbullah Lebanon dalam sebuah pernyataan mengecam agresi Amerika Serikat terhadap Irak dan menyatakan bahwa Arab Saudi seharusnya tidak terjebak dalam kebijakan Amerika Serikat dan rezim Israel.

Menurut Pars Today, mengutip IRNA, Hizbullah Lebanon dalam pernyataannya, dengan merujuk pada agresi terbaru Amerika Serikat dan Arab Saudi terhadap wilayah Irak, menyatakan bahwa agresi yang nyata dan berbahaya terhadap sebuah lembaga resmi Irak dengan keterlibatan sebuah negara Arab akan menjadi awal dari konsekuensi yang sangat berbahaya bagi seluruh kawasan dan hanya menguntungkan rencana-rencana Amerika Serikat dan rezim Zionis yang bertujuan mengacaukan stabilitas kawasan, menciptakan perpecahan di tengah umat Islam, serta menyeret mereka ke dalam pusaran ketegangan, perselisihan, dan konflik.

Hizbullah menambahkan bahwa, mengingat tuntutan hubungan bertetangga yang baik serta hubungan persaudaraan dan historis antara Irak dan Arab Saudi beserta rakyat kedua negara, sudah sepatutnya Arab Saudi menempuh dialog dan saluran diplomatik dengan pemerintah Irak untuk menyelesaikan ketegangan dan krisis ini, tidak terjebak dalam kebijakan musuh Amerika-Zionis, serta menghindari keterlibatan dalam jebakan rencana-rencana mereka yang tidak memiliki tujuan selain merusak stabilitas kawasan dan memecah belah bangsa-bangsa.

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa tindakan Amerika Serikat yang menumpahkan darah rakyat Irak sekali lagi memperlihatkan tujuan dan niat permusuhannya terhadap Irak dan rakyatnya, serta upaya yang terus-menerus dilakukan untuk menghambat kemajuan negara tersebut dan melemahkan peran nasional maupun regionalnya pada tahap yang sensitif ini. Tindakan tersebut juga kembali menunjukkan bahwa Amerika Serikat masih mengincar sumber daya dan kekayaan Irak.

Pada bagian akhir pernyataannya, Hizbullah menegaskan dukungannya kepada Irak dan rakyatnya, serta menyatakan bahwa agresi ini memerlukan sikap Arab, Islam, dan internasional yang segera, tegas, dan bertanggung jawab guna mengakhiri kebijakan permusuhan Amerika Serikat, menjaga kedaulatan negara-negara, dan menghormati hukum internasional.