Hamas: Serangan ke Wilayah Utara Quds Tidak akan Lemahkan Tekad Kami!
Hamas mengutuk meningkatnya serangan rezim Israel di wilayah utara Yerusalem Timur yang diduduki dan menegaskan bahwa operasi militer serta kebijakan represif Israel tidak akan menghentikan rakyat Palestina untuk terus melawan dan mempertahankan Yerusalem serta Masjid Al-Aqsa.
Menurut Pars Today yang mengutip IRNA, Haroun Nasser al-Din, anggota Biro Politik Hamas sekaligus Kepala Kantor Urusan Yerusalem, dalam sebuah pernyataan menyinggung berlanjutnya serangan Israel ke Kamp Qalandia untuk hari kedua berturut-turut. Ia menegaskan bahwa agresi tersebut tidak akan pernah melemahkan tekad rakyat Palestina untuk mempertahankan tanah air dan tempat-tempat suci mereka.
Ia mengatakan bahwa apa yang terjadi di Yerusalem Timur yang diduduki dan wilayah lain di Tepi Barat, termasuk penangkapan massal, penghancuran rumah-rumah, pengalihfungsian rumah menjadi pos militer, serta serangan terorganisasi oleh para pemukim Israel, merupakan bagian dari rencana Israel untuk mencaplok wilayah Palestina dan menciptakan realitas baru dengan tujuan melakukan Yahudisasi kawasan tersebut.
Pejabat Hamas itu menegaskan bahwa meningkatnya tindakan yang disebutnya sebagai kejahatan oleh rezim Israel dan para pemukim hanya akan memperkuat keteguhan rakyat Palestina, melanjutkan perlawanan, serta mempertahankan Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa. Ia juga menyerukan kepada rakyat Palestina untuk memperkuat solidaritas, menghadapi tindakan pasukan pendudukan, dan memberikan dukungan kepada warga Yerusalem.
Sumber-sumber Palestina melaporkan bahwa sejak Kamis dini hari, kawasan antara Kamp Qalandia dan permukiman Kafr Aqab telah berubah menjadi zona militer sepenuhnya. Pasukan Israel menutup seluruh akses masuk, mengerahkan sejumlah besar personel militer, kendaraan lapis baja, dan penembak jitu, serta memberlakukan pembatasan ketat terhadap pergerakan warga. Mereka juga melakukan penggerebekan rumah-rumah, pusat-pusat komunitas, serta operasi pembongkaran dan penggalian yang mengganggu kehidupan sehari-hari penduduk setempat.