Warga Pinggiran Ibukota Suriah Keluar dari Wilayah Kontrol Militan
-
warga Suriah
Ratusan warga sipil di pinggiran ibukota Suriah yang dikontrol militan telah mulai meninggalkan wilayah tersebut menyusul kesepakatan dengan pemerintah Damaskus.
Sekitar 300 warga mulai meninggalkan Mouadamiya Jumat, (2/9) sepekan setelah penaklukan Darayya, salah satu benteng pertahanan yang paling lama dikuasi militan anti-pemerintah Presiden Bashar al-Assad.
Televisi pemerintah Suriah memperlihatkan foto-foto keluarga menaikkan bagasi ke bus-bus tiba yang tiba untuk merelokasi mereka dari Mouadamiya. Mereka akan diangkut ke area perumahan sementara di Harjaleh dekat Damaskus.
Pasukan pemerintah Suriah merebut kembali kontrol penuh dari Darayya Sabtu lalu dan mencapai kesepakatan dengan militan di sana untuk meninggalkan wilayah itu secara damai.
"Berkas Darayya sekarang ditutup setelah evakuasi semua warga sipil, orang-orang bersenjata dan keluarga mereka di bawah kesepakatan" yang tercapai sebelumnya antara pemerintah dan militan.
Pemerintah Suriah telah memperkuat kontrol atas negara itu di tengah berlanjutnya militansi dukungan asing, yang dimulai pada Maret 2011. Militer Suriah telah memerangi militan, termasuk para teroris Daesh, di seluruh negeri, dan mendapat bantuan anti-teror dari Rusia dan kehadiran para penasehat militer dari Iran.
PBB Utusan Khusus untuk Suriah Staffan de Mistura memperkirakan bahwa lebih dari 400.000 orang telah tewas dalam konflik Suriah. PBB telah berhenti mempublikasikan korban tewas untuk Suriah karena kesulitan melacak angka faktualnya. (MZ)