Komandan Irak: Dominasi Ekonomi AS Bukti Kedaulatan Terganggu
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i194982-komandan_irak_dominasi_ekonomi_as_bukti_kedaulatan_terganggu
Pars Today - Sekretaris Jenderal Kataib Sayid al-Syuhada Irak, dengan keras mengkritik dominasi keuangan dan ekonomi AS atas aset-aset Irak, menyerukan diversifikasi pasar ekspor, hubungan perbankan, dan keluar dari dominasi finansial Washington.
(last modified 2026-08-16T04:27:42+00:00 )
Aug 16, 2026 11:23 Asia/Jakarta
  • Sekretaris Jenderal Kataib Sayid al-Syuhada Irak, Abu Alaa Al-Walai
    Sekretaris Jenderal Kataib Sayid al-Syuhada Irak, Abu Alaa Al-Walai

Pars Today - Sekretaris Jenderal Kataib Sayid al-Syuhada Irak, dengan keras mengkritik dominasi keuangan dan ekonomi AS atas aset-aset Irak, menyerukan diversifikasi pasar ekspor, hubungan perbankan, dan keluar dari dominasi finansial Washington.

Melaporkan dari IRNA, Minggu, 16 Agustus 2026, Abu Alaa Al-Walai dalam sebuah pernyataan di halaman resminya di media sosial X menulis:

"Salah satu dimensi paling jelas dari kekurangan kedaulatan Irak adalah dominasi ekonomi, kendali AS atas harta dan aset negara kita, perampasan penuh sumber dayanya, serta pendudukan atas Irak."

Al-Walai menambahkan:

"Apakah orang-orang merdeka akan menerima agar sumber daya Irak yang mulia ini diperlakukan seperti pemberian, bukan sebagai hak kedaulatan asli bagi rakyatnya?"

Ia melanjutkan:

"Apakah jika kita ingin membebaskan diri dari dominasi keuangan dan ekonomi AS, mendiversifikasi pasar ekspor dan jaringan hubungan perbankan, serta membangun ekonomi yang memegang kendali atas keputusan, kekayaan, dan jalur perdagangannya sendiri, apakah itu tuntutan yang berlebihan?"

Sekjen Kataib Sayid al-Syuhada di akhir pernyataannya menekankan:

"Kedaulatan tidak terwujud hanya dengan menguasai wilayah. Masalah ini menuntut kita untuk memiliki kekuatan mengambil keputusan di bidang politik, ekonomi, dan keuangan, jauh dari dominasi kekuatan asing mana pun."

"Abu Alaa al-Walai, Sekjen Kataib Sayid al-Shuhada, mengecam dominasi ekonomi AS atas Irak sebagai bukti nyata ketidakberdayaan kedaulatan. Ia menyerukan Irak untuk mendiversifikasi pasar ekspor dan hubungan perbankan, serta membangun ekonomi yang independen secara keputusan."(Sail)