Menteri Perang Israel Ancaman Erdogan: 'Jangan Uji Tekad Kami'
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i195252-menteri_perang_israel_ancaman_erdogan_'jangan_uji_tekad_kami'
Pars Today - Di tengah meningkatnya ketegangan dalam hubungan Turki dan rezim Zionis, Menteri Perang rezim ini, dalam pernyataannya, mengkritik Presiden Turki dan menyatakan bahwa lebih baik Erdogan melanjutkan pidato-pidato kosong dan khayalannya melawan Israel di parlemen Turki.
(last modified 2026-08-20T06:36:26+00:00 )
Aug 20, 2026 13:34 Asia/Jakarta
  • Yisrael Katz, Menteri Perang Rezim Zionis
    Yisrael Katz, Menteri Perang Rezim Zionis

Pars Today - Di tengah meningkatnya ketegangan dalam hubungan Turki dan rezim Zionis, Menteri Perang rezim ini, dalam pernyataannya, mengkritik Presiden Turki dan menyatakan bahwa lebih baik Erdogan melanjutkan pidato-pidato kosong dan khayalannya melawan Israel di parlemen Turki.

Melaporkan dari ISNA, Kamis, 20 Agustus 2026, Yisrael Katz, Menteri Perang Rezim Zionis, dalam sebuah postingan dalam bahasa Turki, menyerang Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki, dan menegaskan bahwa Erdogan sedang mengarahkan Turki ke petualangan yang tidak perlu di Suriah.

Berdasarkan laporan jaringan Al Jazeera, Yisrael Katz menambahkan bahwa lebih baik Erdogan melanjutkan pidato-pidato kosong dan khayalannya di parlemen Turki.

Menteri Perang Rezim Zionis juga mengklaim bahwa rezimnya tidak akan mengizinkan pihak mana pun mengancam keamanannya.

Katz di akhir pernyataannya menantang Erdogan dengan mengatakan, "Anda tidak boleh menguji tekad Israel untuk membela diri."

Pernyataan ini disampaikan setelah Kantor Kepresidenan Turki menyatakan klaim terbaru yang dilontarkan oleh rezim Zionis tentang penempatan militer di Suriah sebagai tidak dapat diterima dan sejalan dengan kebijakan ekspansionis dan destabilisasi rezim tersebut menjelang pemilu.

Ankara menekankan kelanjutan kerja sama dengan Suriah untuk mewujudkan perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan di negara itu.

Reaksi Turki ini muncul setelah rezim pendudukan Zionis membombardir pangkalan udara Suriah di dekat perbatasan Turki dan mengklaim bahwa Suriah hampir mengizinkan penempatan pasukan Turki di wilayah tersebut.

"Menteri Perang Israel, Yisrael Katz, mengancam Presiden Turki Erdogan, mengatakan bahwa Erdogan mengarahkan Turki ke petualangan yang tidak perlu di Suriah dan bahwa lebih baik ia terus berpidato di parlemen Turki daripada menguji tekad Israel. Katz juga mengklaim bahwa Israel tidak akan membiarkan siapa pun mengancam keamanannya."(Sail)