Yaman Tembak Jatuh Dua Drone Saudi dalam Sehari
-
Drone Arab Saudi yang ditembag Angkatan Bersenjata Yaman
Pars Today - Sumber-sumber berita melaporkan bahwa angkatan bersenjata Yaman telah menembak jatuh satu lagi drone Arab Saudi, jenis CH-4.
Melaporkan IRNA dari Al-Masirah, Senin, 07 September 2026, Angkatan Bersenjata Yaman dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa drone tersebut ditembak jatuh dengan senjata yang sesuai saat melakukan tindakan permusuhan di wilayah udara di daerah Khab wa al-Sha'af di Provinsi Al-Jawf.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman pada hari Minggu (6/9) telah melaporkan penembakan sebuah drone di wilayah udara Provinsi Taiz.
Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di akun Telegram-nya, mengatakan, "Dengan karunia Tuhan, sebuah drone pengintai bersenjata jenis 'Wing Loong II' milik musuh Saudi, saat melakukan misi permusuhan di wilayah udara barat laut daerah Maqbanah di Provinsi Taiz pagi ini, ditargetkan dan ditembak jatuh dengan senjata yang sesuai."
Anggota Dewan Politik Ansarullah Yaman sebelumnya, dalam pernyataannya, menyebut Riyadh sebagai musuh nomor satu negaranya, dan menekankan bahwa persamaan pengepungan Arab Saudi melawan pengepungan Yaman tetap berlaku.
Mohammad al-Farrah, di media sosial X, menulis, "Arab Saudi akan tetap menjadi yang teratas dalam daftar musuh Yaman, dan Riyadh terus memobilisasi kekuatan dan membiayai dirinya sendiri dengan tujuan mengkonsolidasikan pendudukan, dominasi, dan pengepungan yang dipaksakan pada Yaman."
Ia menegaskan, "Arab Saudi akan tetap menjadi musuh pertama kami, dan negara ini, dengan mobilisasi pasukannya dan elemen-elemen yang berafiliasi dengannya di Yaman serta dukungan keuangan mereka, berupaya mendominasi Yaman. Riyadh menggunakan elemen bayaran untuk melindungi kepentingan, kapal, dan fasilitas minyaknya."
Al-Farrah melanjutkan, "Konflik atau bentrokan yang terjadi di beberapa daerah bukanlah inti dari pertempuran, tetapi bagian dari pertempuran yang lebih luas dengan Arab Saudi. Perkembangan lapangan ini tidak akan menggantikan penargetan kepentingan Saudi."
Anggota Dewan Politik Ansarullah menekankan, "Tujuan yang dicita-citakan rakyat Yaman dalam konflik ini adalah mengakhiri pendudukan, mencabut pengepungan Yaman, dan mengembalikan kekayaan negara ini, dan pencapaian tujuan-tujuan ini akan tetap teguh dalam konflik."
Ia juga menekankan kelanjutan persamaan pengepungan melawan pengepungan dan eskalasi menyeluruh melawan eskalasi menyeluruh, dan mengatakan bahwa serangan terbaru angkatan darat Yaman terhadap fasilitas Aramco di wilayah Jazan, Arab Saudi, adalah pelajaran yang cukup bagi mereka yang harus mengambil pelajaran.
"Angkatan Bersenjata Yaman menembak jatuh dua drone Arab Saudi (CH-4 dan Wing Loong II) dalam sehari, satu di Al-Jawf dan satu lagi di Taiz, sebagai bagian dari konflik yang sedang berlangsung. Pejabat Ansarullah, Mohammad al-Farrah, menegaskan bahwa Arab Saudi tetap menjadi "musuh nomor satu" Yaman, dan bahwa persamaan "pengepungan melawan pengepungan" terus berlanjut. Tujuan Yaman adalah mengakhiri pendudukan, mencabut pengepungan, dan mengembalikan kekayaan negara."(Sail)