Pembatalan Penerbangan Turki, Qatar, dan Kuwait ke Bandara Riyadh
-
Pembatalan Penerbangan Turki, Qatar, dan Kuwait ke Bandara Riyadh
Pars Today - Bersamaan dengan tersebarnya berita tentang serangan ke Bandara Internasional "King Khalid" di Riyadh, maskapai penerbangan Turki, Qatar, dan Kuwait membatalkan penerbangan ke bandara ini.
Melansir IRNA dari jaringan Al Jazeera, Sabtu, 10 Oktober 2026, maskapai penerbangan Turki mengumumkan bahwa pihaknya membatalkan dua penerbangan dari dan ke Bandara Riyadh karena alasan keamanan.
Maskapai penerbangan Turki juga memberitakan pembatalan penerbangan ke Riyadh menyusul serangan ke Bandara Internasional King Khalid.
Juga maskapai penerbangan Qatar membatalkan beberapa penerbangan ke Riyadh yang sebagian penerbangan ini mencakup hingga hari Senin dan penumpang diminta untuk mengetahui status perjalanan mereka sebelum berangkat ke bandara.
Dalam kaitan ini, kantor berita Reuters mengutip saksi mata melaporkan terdengarnya suara beberapa ledakan dahsyat di Riyadh, pengiriman lebih dari 12 ambulans ke Bandara Riyadh, dan evakuasi penumpang.
Kamis pekan lalu juga, Bandara Riyadh menjadi sasaran serangan Angkatan Bersenjata Yaman.
Di sisi lain, sore ini jet-jet tempur Saudi, dalam empat kesempatan, menargetkan Bandara Internasional Sanaa, ibu kota Yaman.
Bandara Internasional Sanaa sebagai salah satu infrastruktur transportasi udara terpenting Yaman, selama tahun-tahun perang negara ini berkali-kali menjadi sasaran serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi.
Serangan ke bandara ini, memengaruhi aktivitas penerbangan sipil dan kemungkinan transfer penumpang serta bantuan kemanusiaan.
“Bersamaan dengan berita serangan ke Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, maskapai Turki, Qatar, dan Kuwait membatalkan penerbangan ke bandara tersebut. Maskapai Turki: membatalkan dua penerbangan dari dan ke Riyadh karena alasan keamanan. Maskapai Qatar: membatalkan beberapa penerbangan ke Riyadh (sebagian hingga Senin); penumpang diminta cek status sebelum ke bandara.”(Sail)