Pesan di Balik Eskalasi Serangan Israel ke Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i20503-pesan_di_balik_eskalasi_serangan_israel_ke_suriah
Berbagai media massa rezim Zionis mengkonfirmasikan serangan udara militer Israel ke posisi pasukan Suriah di wilayah Golan. Disebutkan, sebuah jet tempur Israel membombardir posisi unit artileri militer Suriah di Golan. Ini merupakan serangan kedua Israel ke wilayah Golan Suriah dalam 48 jam terakhir.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Sep 14, 2016 07:10 Asia/Jakarta
  • helikopter Israel
    helikopter Israel

Berbagai media massa rezim Zionis mengkonfirmasikan serangan udara militer Israel ke posisi pasukan Suriah di wilayah Golan. Disebutkan, sebuah jet tempur Israel membombardir posisi unit artileri militer Suriah di Golan. Ini merupakan serangan kedua Israel ke wilayah Golan Suriah dalam 48 jam terakhir.

Israel pada perang tahun 1967, menduduki Golan, Suriah, dan pada tahun 1981 memasukkan Golan ke dalam wilayah Palestina pendudukan. Langkah yang tidak diakui oleh masyarakat internasional.

 

Wilayah Golan terletak di barat daya Suriah di provinsi Quneitra dan menyusul pentingnya wilayah itu dari sisi geopolitik dan geostrategis, sejak awal menjadi target serangan rezim Zionis. Golan yang memiliki sumber air yang mengalir dari sungai Jebel Al-Sheikh, sangat penting bagi Israel dan selama 50 tahun terakhir, Golan menjadi sumber air yang sangat penting bagi rezim Zionis.

 

Sebagian gudang senjata nuklir serta gudang amunisi dan persenjataan Israel juga berada di Golan. Israel juga membangun 30 distrik permukiman Zionis di wilayah tersebut. Berdasarkan dua resolusi 242 dan 338 Dewan Keamanan PBB, dataran tinggi Golan adalah wilayah Suriah dan wilayah pendudukan. Juga berdasarkan dua resolusi tersebut, militer Zionis harus mundur tanpa syarat dari Golan.

 

Eskalasi politik ekspansionis Israel di Suriah untuk sekarang ini, menunjukkan berlanjutnya ketamakan rezim Zionis. Semakin jelas pula bahwa Amerika Serikat dan Israel berada di balik krisis Suriah khususnya dalam perkembangan terakhir. Penjajahan Israel di Suriah dan pernyataan para pejabat Zionis soal berlanjutnya pendudukan Golan, di saat Suriah sendiri menghadapi berbagai makar Barat dan Zionis global, serta petualangan mereka di kawasan.

 

Menyusul instabilitas di Suriah sejak Maret 2011, rezim Zionis dan pemerintah Barat pendukungnya memanfaatkan protes sekelompok warga Suriah ditambah dengan mendukung kelompok teroris dan preman untuk menyulut ketidakstabilan di Suriah. Aksi-aksi militer Israel di Suriah untuk menyibukkan Damaskus dengan krisis dalam negeri juga mengindikasikan bahwa Suriah saat ini adalah korban makar Israel dan Barat.

 

Melalui eskalasi serangna ke wilayah Suriah termasuk menarget wilayah di perbatasan Palestina pendudukan dengan Suriah meliputi Golan, rezim Zionis berniat menciptakan kondisi yang kondusif bagi berlanjutnya aktivitas para teroris di Suriah. Namun langkah Israel itu mendapat respon tegas dari Suriah dan pasukan muqawama anti-Zionis dengan terjegalnya pasukan Israle di wilayah perbatasan dengan Suriah dan kekalahan para teroris.(MZ)