Kekacauan Mosul Paksa Al-Baghdadi Keluar dari Persembunyian
-
gembong Daesh, Abu Bakr Al-Baghdadi
Operasi mengejutkan pasukan Irak di sekitar Mosul, pangkalan utama kelompok teroris Takfiri Daesh di utara negara itu, memaksa Abu Bakr Al-Baghdadi, gembong kelompok teroris itu keluar dari tempat persembunyiannya.
IRNA melaporkan, berdasarkan laporan sumber-sumber Irak, menyusul peningkatan serangan pasukan Irak ke sejumlah wilayah di sekitar Mosul dan mengendurnya barisan kelompok teroris Daesh, serta pelarian direktur Radio Daesh, memaksa Abu Bakr Al-Baghdadi keluar dari tempat persembunyiannya dan tampil di publik.
Setelah beberapa waktu menghilang, pada Selasa (20/9), Abu Bakr Al-Baghdadi untuk beberapa jam terlihat di beberapa wilayah Mosul. Daesh juga mempublikasikan foto Al-Baghdadi di sebuah ruangan, untuk memberikan semangat kepada para teroris Daesh yang sedang bertempur.
Sebuah sumber di provinsi Nainawa, Irak utara pada saat yang sama menyatakan bahwa terjadi kekacauan dan instabilitas di kota Mosul dan oleh karena itu, Al-Baghdadi terpaksa keluar dan meninjau beberapa titik di kota tersebut.
Menyusul instabilitas di Mosul, direktur Radio Daesh yang menjadi media terpenting kelompok teroris itu di Mosul, melarikan diri bersama keluarganya ke lokasi yang belum diketahui. Daesh juga membentuk tim khusus untuk mencari dan memburu direktur Radio Daesh tersebut.
Berbagai laporan yang ada menyebutkan bahwa kelompok teroris Daesh telah menutup rapat semua gerbang kota Mosul dan menghentikan lalu-lalang pada titik tersebut.
Menurut para pengamat Irak, semakin dekatnya masa pelaksanaan serangan penghabisan ke Mosul membuat kelompok Daesh merapatkan barisan terakhirnya itu.
Setelah pembebasan wilayah Tikrit, Ramadi dan Fallujah, sekarang giliran kota Mosul yang menjadi benteng terakhir kelompok teroris Daesh di Irak.(MZ)