Fisk: Nama Peres Mengingatkanku tentang Pembantaian di Qana
Wartawan dan penulis terkemuka Inggris dalam catatan terbarunya, menyinggung kematian Shimon Peres, mantan Presiden rezim Zionis Israel. Robert Fisk menulis, "Nama Shimon Peres mengingatkanku dengan kejahatan Israel di desa Qana."
"Meskipun media Barat menyebut Shimon Peres sebagai tokoh penuntut perdamaian, namun namanya mengingatkanku tentang pembunuhan dan pertumpahan darah," kata Fisk dalam sebuah memo yang dipublikasikan surat kabar The Independent, Rabu (28/9/2016).
Fisk menjelaskan, ketika terjadi pembantaian di Qana, Peres sedang menyiapkan diri untuk bersaing dalam pemilu Perdana Menteri, namun ia gagal meraih suara.
Pembantaian di desa Qana, Lebanon selatan terjadi pada tahun 1996, di mana pasukan Israel menyerang warga sipil di desa ini dan membunuh massal mereka.
Shimon Peres, 93 tahun, yang juga mantan PM Israel meninggal dunia pada Rabu Pagi pukul 03:40 waktu setempat. (RA)