Serangan Saudi ke Yaman, Puncak Kekejaman Agresor
Sekjen Gerakan Ansarullah Yaman, Abdul Malik al-Houthi menilai agresi ke Yaman sebagai indikasi dari kemiskinan moral dan puncak kekejaman para agresor.
Menurut laman berita al-Masirah Yaman, Abdul Malik al-Houthi pada Senin (22/2/2016) sore, mengatakan Arab Saudi sedang membantai rakyat Yaman dan ingin menghancurkan kehidupan masyarakat dengan kejahatan yang dilakukan selama agresi.
Ia menyebut Saudi dan kelompok-kelompok teroris termasuk ISIS sebagai alat kepentingan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel. Menurutnya, AS menskenariokan perkembangan di kawasan.
Sekjen Gerakan Ansarullah lebih lanjut menegaskan bahwa bahasa perlawanan terhadap agresor merupakan satu-satunya jalan yang mungkin untuk melawan kejahatan.
Saudi bersama sekutu-sekutu Arab dan AS, sejak 26 Maret 2015 memulai agresi militer ke Yaman dengan dalih untuk mengembalikan kekuasaan Mansour Hadi.
Serangan Saudi telah menewaskan lebih dari 8.000 orang dan melukai belasan ribu lainnya. Infrastruktur penting Yaman seperti rumah sakit, gedung sekolah, bandara, pelabuhan dan fasilitas publik lainnya, juga hancur total akibat gempuran Saudi. (RM)