Takut Dibalas, Militer Saudi Tinggalkan Pos-posnya di Perbatasan Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i24508-takut_dibalas_militer_saudi_tinggalkan_pos_posnya_di_perbatasan_yaman
Keunggulan pasukan Yaman atas Arab Saudi, memaksa pasukan penjaga perbatasan Saudi mengosongkan sebagian besar desa di dekat perbatasan Yaman.
(last modified 2026-05-05T14:48:19+00:00 )
Okt 30, 2016 15:52 Asia/Jakarta
  • Takut Dibalas, Militer Saudi Tinggalkan Pos-posnya di Perbatasan Yaman

Keunggulan pasukan Yaman atas Arab Saudi, memaksa pasukan penjaga perbatasan Saudi mengosongkan sebagian besar desa di dekat perbatasan Yaman.

Press TV (30/10) mengutip situs surat kabar Saudi, Al Sadda melaporkan, Ali Al Omari, Wakil Komandan pasukan penjaga perbatasan Al Aridha, wilayah Jizan, Selatan Saudi mengatakan, pasukan penjaga perbatasan Saudi atas instruksi langsung pejabat di atasnya, mengosongkan lebih dari 60 desa di wilayah tersebut dengan alasan keamanan.

Sebelumnya, militer Saudi memaksa warga di wilayah Jizan untuk meninggalkan rumah-rumah mereka menyusul keberhasilan pasukan Yaman dalam membalas serangan Saudi.

Menurut keterangan militer Saudi, penolakan warga Jizan untuk meninggalkan rumah-rumahnya, berujung dengan pencabutan kewarganegaraan dan pencabutan kartu akses dan dokumen pribadi mereka.

Salah satu situs berita Yaman, 5 Agustus lalu mempublikasikan foto-foto warga Jizan yang tengah keluar dari wilayahnya secara paksa atas perintah petinggi Riyadh.

Terkait hal ini, gerakan Ansarullah mengutip salah satu sumber militer, mengabarkan serangan rudal pasukan rakyat Yaman ke pangkalan militer Al Sharafa di Najran dan Al Fawaz di Jizan, Selatan Saudi dan memberikan pukulan telak kepada pasukan negara itu.

Kementerian Pertahanan Yaman, Kamis malam lalu mengumumkan, pasukan Yaman menyerang bandara King Abdulaziz di Jeddah, Barat Saudi dengan rudal balistik Burkan-1.

Kemampuan rudal pasukan perlawanan Yaman membuat Saudi kebingungan. (HS)