Militan Suriah Gabung dengan Program Perdamaian Nasional
-
Suriah
Program perdamaian nasional Suriah di kota Khan al-Sheikh di pinggiran selatan Damaskus telah dimulai dengan pembukaan pintu gerbang kota serta penyerahan senjata oleh para teroris.
IRNA melaporkan, sekelompok bersenjata dan teroris telah mencapai kesepakatan dengan militer Suriah untuk menyerahkan senjata ringan dan perlengkapan militer berat mereka, sesuai dengan instruksi Presiden Suriah.
Selain itu, orang yang ingin keluar dari kota tersebut akan direlokasi Senin menuju provinsi Idlib, utara Suriah, pangkalan pusat kelompok militan.
Setelah penguasaan militer Suriah terhadap pintu-pintu utama kota Khan Al-Sheikha dan semakin sempitnya blokade kota itu, para teroris menyatakan ingin bergabung dengan program perdamaian nasional Suriah dan kembali menikmati kehidupan normal.
Berbagai laporan juga dirilis soal perundingan para teroris dengan militer Suriah untuk keluar dari provinsi Daraa di selatan atau di provinsi Idlib di utara Suriah.
Pada saat yang sama, Pengawas Hak Asasi manusia menyatakan, sekitar 400 warga sipil telah melarikan diri dari timur Aleppo (utara Suriah) yang dikuasai oleh para teroris. Menyusul penguasaan militer Suriah di distrik strategis Hananu di timur Aleppo, warga sipil yang disandera oleh kelompok teros melarikan diri menuju distrik tersebut.
Militer Suriah pada 26 November membebaskan wilayah Hananu dan sejumlah wilayah sekitar dari pendudukan para teroris. Wilayah ini telah dikuasai kelompok teroris sejak 2012.
Para teroris berusaha mencegah warga sipil keluar dari wilayah timur Aleppo dan menjadikan mereka sebagai perisai manusia.