Ratusan Warga Yaman Menolak Dilibatkan dalam Agresi Militer Saudi
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i27517-ratusan_warga_yaman_menolak_dilibatkan_dalam_agresi_militer_saudi
Ratusan warga Yaman yang direkrut oleh kelompok militan loyalis pemerintahan mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi, menolak untuk terlibat dalam agresi rezim Al-Saud.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 06, 2016 02:31 Asia/Jakarta
  • perang Yaman
    perang Yaman

Ratusan warga Yaman yang direkrut oleh kelompok militan loyalis pemerintahan mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi, menolak untuk terlibat dalam agresi rezim Al-Saud.

Press TV mengutip situs Al-Yaman Al-Youm melaporkan, sekitar 1.500 orang yang sedang melalui masa pelatihan militer di kamp militan loyalis Mansur Hadi, telah meninggalkan pangkalan militer tersebut.

 

Laporan yang sama menyebutkan, mereka meninggalkan kamp militer Al-Jala' di provinsi Aden, setelah menyadari mereka akan dilibatkan dalam operasi militer Arab Saudi di Taizz.

 

Haitsam Qassim Taher Al-Taqi, mantan menteri pertahanan pemerintah Yaman, pada Ahad, di hadapan sekitar 3.000 warga yang sedang menjalani pelatihan militer itu mengatakan bahwa mereka akan dilibatkan dalam operasi di Taizz.

 

Pengumuman tersebut membangkitkan kegeraman mayoritas audiens dan akhirnya memutuskan meninggalkan pangkalan tersebut.

 

Sementara itu, situs Al-Murasil Net mengutip keterangan sejumlah sumber menyebutkan, ratusan orang yang telah dilatih di Eritrea, melarikan diri sebelum bergabung dengan pasukan Arab Saudi.

 

Mereka dilatih di kamp Sharurah dan mengaku telah ditipu. Awalnya, mereka diminta secara sukarela untuk membantu menjaga keamanan seluruh provinsi di selatan Yaman, akan tetapi kemudian mereka dituntut untuk berhadapan dengan militer Yaman dan para pejuang Houthi.(MZ)