Hamas Tolak Rencana Perancis terkait Dialog Kompromi dengan Israel
Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) mengumumkan penentangannya terhadap rencana Perancis untuk menghidupkan kembali perundingan kompromi antara Otorita Ramallah dan rezim Zionis Israel.
Menurut Tasnim, Hamas mengeluarkan pernyataan pada Rabu (2/3/2016) yang menegaskan bahwa rencana Perancis terkait kelanjutan pembicaraan kompromi antara Otorita Ramallah dan Israel akan merugikan rakyat Palestina dan kepentingan nasionalnya.
Menurut Hamas, rencana tersebut sebenarnya merupakan upaya untuk menghidupkan kembali perundingan gagal dengan rezim Zionis dan menjauhkan Intifada pemberani di Tepi Barat dan al-Quds.
Hamas menentang rencana Perancis tersebut, sebab hal itu akan menghapus hak warga Palestina di al-Quds dan menghilangkan hak kembalinya para pengungsi Palestina.
Berbeda dengan Hamas, Mahmoud Abbas, Pemimpin Otorita Ramallah pada Selasa mengumumkan bahwa para pemimpin Palestina sedang menjalin kontak dengan pihak-pihak Arab dan internasional untuk menggelar konferensi internasional dalam kerangka membahas rencana Perancis.
Abbas berharap rencana tersebut akan menjadi sebuah mekanisme solusi politik seperti apa yang terjadi dalam perundingan nuklir antara Republik Islam Iran dan kekuatan-kekuatan utama dunia. (RA)