Israel akan Usir Warga Palestina di Wilayah Pendudukan 1948
Sekjen Komite Islam-Kristen Bantuan untuk Al Quds memperingatkan soal rencana pengusiran terhadap sejumlah warga Palestina di wilayah pendudukan tahun 1948 atau yang dikenal dengan rezim Zionis Israel.
Situs Qodsnet, Senin (16/1) melaporkan, Hanna Issa, Sekjen Komite Islam-Kristen Bantuan untuk Al Quds mengatakan, David Bitan, anggota Knesset (parlemen Israel) dan Yisrael Katz, Menteri Komunikasi Israel menyampaikan usulan untuk mengusir sekelompok warga Palestina dari wilayah pendudukan tahun 1948.
Israel mengklaim, warga Palestina di wilayah pendudukan tahun 1948 bukan warga asli dan pribumi wilayah tersebut, dan harus diusir.
Hanna Issa menuturkan, program pengusiran sekelompok warga Palestina itu bertentangan dengan aturan internasional dan konvensi keempat Jenewa.
Dalam beberapa dekade terakhir, Israel berusaha mengusir lebih dari satu juta warga Palestina di wilayah-wilayah pendudukan tahun 1948 dan menjadikan Israel sebagai pemerintahan Yahudi.
Dengan menerapkan kebijakan-kebijakan anti-kemanusiaan semacam itu, Israel berusaha melakukan pembersihan etnis luas di wilayah-wilayah pendudukan tahun 1948 sehingga bisa menurunkan secara drastis populasi warga Palestina di tanah kelahiran mereka sampai sekitar 10 persen populasi yang ada sekarang. (HS)