Sponsor Teroris di Suriah, Kubu Anti Dialog Astana
Sekjen Partai Pembangunan Nasional Suriah, Inas al-Hammal menilai ledakan teror terbaru di Damaskus sebagai salah satu opsi dan alternatif sponsor terorisme di Suriah.
Ledakan bom pada 13 Maret lalu di Damaskus, ibukota Suriah menewaskan 46 orang dan menciderai 120 lainnya.
Inas al-Hammal Ahad (19/3) saat diwawancarai FNA menjelaskan, banyak pihak di Suriah yang menolak solusi politik termasuk dialog Astana untuk menyelesaikan krisis di negara ini, karena dialog Astana merupakan langkah untuk memperkokoh proses politik demi mengakhiri krisis di negara ini.
Babak pertama dialog damai Suriah digelar di Astana, Kazakhstan pada 23-24 Januari dan babak kedua pada 15-16 Februari. Sementara babak ketiga pertemuan ini digelar pada 14-15 Maret lalu.
Al-Hammal menambahkan, pihak-pihak di Suriah yang anti proses politik adalah kubu yang berafiliasi dengan negara-negara seperti Arab Saudi dan mereka menentang segala bentuk solusi dampai di neagra ini. Meski demikian sikap mereka tidak berpengaruh pada rakyat dan elit Suriah.
Krisis Suriah meletus sejak tahun 2011 seiring dengan serbuan besar-besaran kelompok teroris dukungan Amerika Serikat dan sekutunya termasuk Turki untuk menggulingkan pemerintahan sah Bashar al-Assad. (MF)