Al Hashd Al Shaabi Siap Perangi Daesh di Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i38510-al_hashd_al_shaabi_siap_perangi_daesh_di_suriah
Juru Bicara gerakan perlawanan rakyat Irak, Al Hashd Al Shaabi menegaskan kesiapan pasukan ini untuk memerangi kelompok teroris Daesh di dalam wilayah Suriah dengan koordinasi pemerintah Damaskus.
(last modified 2026-06-22T19:16:19+00:00 )
May 30, 2017 06:59 Asia/Jakarta
  • Karim Al Nouri
    Karim Al Nouri

Juru Bicara gerakan perlawanan rakyat Irak, Al Hashd Al Shaabi menegaskan kesiapan pasukan ini untuk memerangi kelompok teroris Daesh di dalam wilayah Suriah dengan koordinasi pemerintah Damaskus.

Staf Media pasukan sukarelawan rakyat Irak mengabarkan pencapaian penting dalam perang melawan kelompok teroris Daesh di Mosul, Utara Irak dan mengumumkan, pasukan rakyat Irak dalam kelanjutan operasi pembebasan bagian Barat Mosul, berhasil mencapai perbatasan Suriah.

Karim Al Nouri, Jubir Al Hashd Al Shaabi, Senin (29/5) dalam wawancara dengan stasiun televisi Lebanon, Al Mayadeen mengatakan, dengan kemajuan pasukan rakyat Irak hingga ke perbatasan Suriah, pasukan pemerintah negara ini dengan mudah dapat bergerak ke wilayah-wilayah di Raqqa, Utara Suriah.

Jubir Al Hashd Al Shaabi menambahkan, pasukan rakyat Irak sudah mencapai perbatasan Suriah, ini artinya hidup Daesh sudah berakhir.

Sementara itu, Hadi Al Amiri, Sekjen Organisasi Badr Irak juga menilai sampainya pasukan Al Hashd Al Shaabi ke perbatasan Suriah dan berlanjutnya pengejaran kelompok teroris Daesh di wilayah negara itu, harus dilakukan dengan koordinasi pemerintah Damaskus.

Al Amiri menuturkan, Al Hashd Al Shaabi tidak akan membiarkan siapapun mengintervensi operasi pasukan ini di perbatasan Irak-Suriah.

Kepada kantor berita Sputnik, Sekjen Organisasi Badr Irak itu menjelaskan, pemerintah Suriah sudah menyampaikan permintaan kepada pasukan sukarelawan rakyat Irak, agar memasuki wilayah Suriah setelah selesai membebaskan Irak dari teroris.

Pasukan Al Hashd Al Shaabi saat ini tengah melaksanakan operasi paling penting dan paling sulit dalam pembebasan bagian Barat Mosul. (HS)