Belajar Menjaga Puasa di Bulan Ramadhan 9
-
Bulan Jamuan Ilahi
Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari akhlak yang buruk. اَللَّهُمَّ إِنِّی أَعُوذُ بِکَ مِنْ شَکَاسَةِ الْخُلُقِ
Terkadang dalam kehidupan, manusia diberi sejumlah kesempatan yang bergerak dengan cepat bak awan di langit. Dalam kondisi yang demikian, manusia harus memanfaatkan segala kesempatan itu dengan baik dan tidak menunda-nundanya. Salah satu kesempatan adalah siang dan malam di bulan Ramadhan. Kesempatan ini begitu suci dan penuh berkah, sehingga Rasulullah Saw bersabda, "Wahai manusia! Bulan Allah yang penuh berkah, rahmat dan pengampunan telah berada di hadapan kalian. Bulan yang lebih mulia di sisi Allah, dimana harinya merupakan hari terbaik, malamnya adalah yang terbaik dan sebaik-baik waktu adalah waktu di bulan Ramadhan. Wahai manusia! Jangan biarkan kesempatan ini dan ketahuilah bahwa siapa yang berperilaku baik di bulan ini, itu akan menjadi penebusnya di hari ketika semua langkah di jembatan Shirat tergelincir."
Akhlak mulia merupakan cara terbaik untuk mendekati Allah Swt. Mereka yang memiliki akhlak mulia dan berperilaku baik dapat menjalin hubungan baik dan akrab dengan orang lain, hubungan yang terjalin menjadi indah dan ada persaudaraan. Mereka yang memiliki perilaku baik selalu menjadi orang pertama dalam hubungan yang bermanfaat dan konstruktif dengan orang lain. Mereka dapat menjalin hubungan yang manis dan penuh persaudaraan dengan orang lain.
Nabi Muhammad Saw manusia terbaik dan yang memiliki akhlak terbaik di antara manusia. Bila beliau tidak memiliki akhlak yang baik, masyarakat tidak akan menerima agama Islam dengan mudah. Allah Swt berfirman, "
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللهِ لِنتَ لَهُمْ
Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. (QS. 3: 159)
Sikap lemah lembut dari Nabi Muhammad Saw yang membuat mereka berkumpul dan mendekati beliau.
وَ لَوْ کُنتَ فَظّاً غَلِیظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّواْ مِنْ حَوْلِکَ
Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. (QS. 3: 159)
Benar, bila Nabi Muhammad Saw bersikap buruk, sudah barang tentu semua orang yang berada di dekatnya akan menjauh. Magnet besar yang dimiliki oleh Rasulullah Saw mampu menarik orang-orang di sekelilingnya, bahkan orang-orang Arab badui yang berakhlak buruk pun mengikuti beliau lalu dididik olehnya adalah akhlak mulia dan perilaku baik.
Sebaliknya, orang yang memiliki perilaku buruk harus memohon perlindungan kepada Allah di bulan Ramadhan.
اَللَّهُمَّ إِنِّی أَعُوذُ بِکَ مِنْ شَکَاسَةِ الْخُلُقِ
Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari akhlak buruk.
Karena orang yang berakhlak buruk tidak dapat merasakan kelezatan hidup. Dalam riwayat disebutkan bahwa seseorang yang berakhlak buruk pada dasarnya ia tengah menyiksa dirinya. Selain itu, keluarganya juga takut kepadanya. Jadi bukan saja ia menyiksa dirinya sendiri, tapi siapa saja yang bergaul dengannya juga akan tersiksa. Yakni, bakal tersiksa orang hidup bersama orang yang berperilaku buruk atau bergaul dengannya. Imam Ali as berkata:
سوء الخلق یُوحِشُ الْقَرِیب وَ یُنَفِّرُ الْبَعِید
Perilaku buruk menyebabkan orang-orang terdekat takut dan membuat jijik orang yang jauh.