Irak Nyatakan Netral di Friksi Qatar dan Empat Negara Arab
-
Haider al-Abadi
Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi Selasa (6/6) menyatakan, negaranya memilih netral di tensi yang ada antara sejumlah negara Arab dengan Qatar.
Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Ara (UEA) bersama Mesir Senin (5/6) dini hari memutus hubungan diplomatiknya dengan Qatar.
IRIB melaporkan, al-Abadi saat jumpa pers hari Selasa di Baghdad mengungkapkan, tujuan pemerintah Irak menguasai perbatasan dengan Suriah melalui koordinasi dengan Damaskus.
“Tujuan bersama pemerintah Baghdad dan Damaskus pimpinan Bashar al-Assad adalah menumpas kelompok teroris Daesh,” papar al-Abadi.
Perdana menteri Irak menekankan, pemerintah Baghdad tidak akan membiarkan kelompok bersenjata melewati perbatasannya ke arah Suriah.
Sebelumnya komando pasukan relawan rakyat Irak membantah berbagai berita yang menyebutkan bahwa pasukan relawan negara ini memasuki wilayah Suriah.
Komando pasukan relawan Irak menyatakan, setiap upaya memasuki wilayah Suriah hanya akan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah legal Damaskus.
Ahmad al-Asadi, juru bicara pasukan relawan rakyat Irak mengatakan, pasukan relawan hanya aktif di dalam wilayah Irak dan fokus pada wilayah yang diduduki kelompok teroris Daesh. (MF)